35 Rumah Ludes di Balanipa, Kadinsos Sulbar Kerahkan Tagana dan Turun Langsung Dampingi Korban

waktu baca 2 menit

Polman – Kebakaran hebat melanda Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, pada Sabtu malam, 28 Februari 2026.

Api melahap 35 rumah warga dan memaksa kurang lebih 200 jiwa mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Pemprov Sulawesi Barat bergerak cepat merespons musibah tersebut.

Kepala Dinas Sosial, P3A dan PMD Sulbar, Darmawati, langsung mengarahkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) turun ke lokasi untuk membantu evakuasi warga terdampak.

Langkah ini sejalan dengan visi-misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga dalam pengentasan kemiskinan dan penguatan perlindungan sosial.

Tagana membantu memastikan keselamatan warga, mengevakuasi barang yang masih bisa diselamatkan, serta mengarahkan korban menuju titik pengungsian sementara. Di lapangan, personel juga melakukan pendampingan agar proses perpindahan warga berlangsung tertib.

Keesokan harinya, Minggu, 1 Maret 2026, Darmawati turun langsung ke lokasi kebakaran bersama Plt Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial serta Rehabilitasi Sosial (Linjamsos dan Rehsos), Surdin. Kunjungan itu sekaligus menyalurkan bantuan darurat dan memastikan kondisi korban tertangani.

Bantuan yang diserahkan mencakup kebutuhan dasar pengungsi, seperti logistik dan perlengkapan darurat untuk menunjang kebutuhan sementara. Darmawati juga menginstruksikan Tagana segera mendirikan tenda sebagai penampungan sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

“Begitu menerima laporan kejadian, kami langsung memerintahkan personel Tagana untuk turun membantu proses evakuasi dan memastikan warga berada di tempat yang aman. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” ujar Darmawati.

Ia menegaskan, Pemprov Sulbar terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten agar kebutuhan korban terpenuhi secara bertahap, termasuk dukungan lanjutan sesuai perkembangan di lapangan.

“Kami hadir untuk memastikan para korban mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Selain logistik, kami juga mendirikan tenda sebagai penampungan sementara agar warga bisa beristirahat dengan lebih aman dan nyaman,” tambahnya.

Dinsos P3A dan PMD Sulbar memastikan pemantauan tetap berjalan dan bantuan lanjutan siap disesuaikan dengan kebutuhan para korban pascakebakaran.

error: Content is protected !!
Play sound