Dinsos P3A dan PMD Sulbar Bedah Agenda, Pastikan Program Tak Tumpang Tindih Setelah OPD Digabung

waktu baca 2 menit
Suasana rapat internal Dinsos, P3A, dan PMD Sulbar agar program selaras dan tak ada tumpang tindih di tahun 2026.

Mamuju – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Barat mulai memanaskan mesin perencanaan 2026.

Melalui rapat internal, dinas ini membedah ulang arah program agar lebih tajam dan berdampak langsung ke masyarakat. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Dinsos P3A dan PMD Sulbar, Selasa (6/1).

Plt. Kepala Dinas, Darmawati, memimpin langsung jalannya diskusi. Seluruh pejabat eselon III hadir dan terlibat aktif dalam pemaparan rencana kerja masing-masing bidang.

Forum ini tidak sekadar rutinitas tahunan. Dinsos P3A dan PMD Sulbar menghadapi tantangan besar pasca penggabungan organisasi perangkat daerah. Beragam urusan strategis kini berada dalam satu atap. Mulai dari pelayanan sosial, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, hingga penguatan desa.

Setiap bidang memaparkan program 2026 sekaligus menguji keselarasan antarbidang. Tujuannya jelas, menutup celah tumpang tindih program dan memastikan anggaran bergerak ke kebutuhan riil masyarakat.

Darmawati menegaskan, perencanaan tidak boleh bersifat administratif semata. Ia menuntut arah yang terukur dan terintegrasi sejak awal.

“Rapat ini menjadi momentum awal untuk menyamakan persepsi dan menyusun program yang benar-benar terencana, terukur, dan selaras dengan kebijakan pemerintah daerah di tahun 2026,” kata Darmawati.

Ia juga mendorong penguatan koordinasi lintas bidang. Menurutnya, tanpa kerja kolaboratif, program hanya akan berhenti sebagai dokumen perencanaan.

“Saya berharap seluruh jajaran dapat bekerja secara kolaboratif dan inovatif, sehingga program Dinsos P3A dan PMD Sulbar ke depan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sulbar,” tambahnya.

Rapat ini menjadi sinyal awal arah kebijakan sosial Sulbar pada 2026. Dinsos P3A dan PMD Sulbar menempatkan isu pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial sebagai fokus utama. Sejalan dengan visi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga.

error: Content is protected !!
Play sound