Uji Meja Gubernur untuk Kursi Strategis Pimpinan OPD Sulbar
Mamuju – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka mengambil alih proses penilaian kesesuaian jabatan dengan mewawancarai 16 pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Langkah ini menandai fase krusial penataan organisasi perangkat daerah pascarestrukturisasi.
Wawancara berlangsung tertutup. Gubernur menguji langsung rekam jejak, kapasitas, dan kecocokan tiap pejabat dengan jabatan strategis yang bakal mereka duduki. Pemerintah daerah ingin memastikan posisi pimpinan OPD tidak lagi sekadar terisi, tetapi di tangan figur yang tepat.
Kepala BKPSDM Sulawesi Barat Herdin Ismail menjelaskan, peserta job fit tidak hanya berasal dari OPD hasil penggabungan, tetapi juga pejabat lain yang masuk radar penempatan ulang.
“Kemarin Pak Gubernur mewawancarai langsung 16 pejabat. Selanjutnya, nama-nama ini akan diusulkan ke BKN dan kita tinggal menunggu Pertek BKN,” kata Herdin.
Menurutnya, pola seleksi kali ini berbeda dari mekanisme terbuka sebelumnya. Pemerintah daerah memilih pendekatan tertutup agar penilaian berjalan lebih fokus dan mendalam. Gubernur menggali latar belakang pendidikan, pengalaman lapangan, serta kapasitas kepemimpinan untuk memastikan kecocokan jabatan.
“Enam belas pejabat ini untuk mengisi sejumlah OPD yang masih dijabat pelaksana tugas, termasuk OPD hasil merger. Langkah ini penting untuk memastikan pemerintahan Sulbar berjalan optimal pasca penataan kelembagaan baru mulai Januari 2026,” ucapnya.
Langkah ini memperlihatkan pesan tegas dari pucuk pimpinan daerah. Penataan struktur tidak cukup lewat regulasi. Pemerintah Sulbar menempatkan kualitas sumber daya manusia sebagai kunci agar birokrasi bergerak cepat, solid, dan mampu menjawab tuntutan kerja yang makin kompleks.






