ESDM Sulbar Revisi Target EBT 47,68 Persen karena Dianggap Terlampau Tinggi

waktu baca 2 menit
Bidang Energi, Dinas ESDM Sulbar saat melaksanakan rapat untuk menindaklanjuti hasil rapat penyusunan Perjanjian Kinerja Dinas ESDM Tahun 2026.

Mamuju – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Barat menyiapkan rasionalisasi target Energi Baru Terbarukan (EBT) tahun 2026.

Upaya itu ditempuh lantaran menilai angka 47,68 persen terlampau tinggi. Rencana strategis tersebut belum sejalan dengan kapasitas anggaran. Rencana tersebut mengemuka saat Bidang Energi, Dinas ESDM Sulbar melaksanakan rapat, pagi tadi.

Kabid Energi Dinas ESDM Sulbar, Andi Rahmat menyatakan, bidangnya tetap memprioritaskan peningkatan porsi EBT dalam bauran energi daerah. Terutama melalui pemanfaatan pembangkit EBT untuk kebutuhan rumah tangga.

“Fokus utama kinerja bidang kami adalah meningkatkan porsi EBT dalam bauran energi daerah, sekaligus mendorong pemanfaatan pembangkit EBT untuk rumah tangga,” ungkap Andi Rahmat.

Andi Rahmat menjelaskan, target 47,68 persen mengacu pada Rencana Umum Energi Daerah (RUED) Sulawesi Barat. Namun, ia menganggap perlunya penyesuaian target agar program berjalan realistis dan berkelanjutan.

“Oleh karena itu, perlu dilakukan rasionalisasi target mengingat keterbatasan anggaran,” ungkapnya.

Menurutnya, rasionalisasi tidak berarti melemahkan agenda transisi energi bersih. Bidang Energi akan menimbang pagu yang tersedia dan kondisi lapangan. Upaya itu sambil menjaga arah program tetap sesuai kebijakan pimpinan Dinas ESDM.

“Meskipun demikian, kami tetap berkomitmen kuat untuk mempercepat transisi menuju energi bersih di Sulawesi Barat,” jelas Andi Rahmat.

Sebagai bagian dari penguatan EBT, Dinas ESDM mencatat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) 150 kW di Desa Sandapang masih berjalan melalui bantuan Kementerian ESDM. Pemerintah berharap proyek itu segera rampung dan menopang pasokan listrik masyarakat. Sekaligus menambah kontribusi EBT pada bauran energi daerah.

Dinas ESDM Sulbar juga menegaskan komitmen memperluas pengembangan energi ramah lingkungan, mendorong akses energi merata, dan mengoptimalkan sumber daya energi lokal agar mendukung daya saing daerah.

error: Content is protected !!
Play sound