Dinas ESDM Sulbar Prioritaskan Konservasi Air Tanah CAT Polewali
Mamuju – Dinas ESDM Sulbar menetapkan konservasi air tanah sebagai fokus utama perjanjian kinerja 2026 Bidang Geologi dan Air Bawah Tanah.
Upaya ini menargetkan terjaganya 1,9 persen luas Cekungan Air Tanah (CAT) Polewali. Lokasinya kegiatan di Desa Gattungan, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar.
Penegasan target tersebut muncul dalam rapat pembahasan perjanjian kinerja Senin kemarin. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Bidang Geologi dan Air Bawah Tanah Dinas ESDM Sulbar.
Kabid Geologi dan Air Bawah Tanah, Wisnu Hasta Praja memimpin rapat. Pejabat fungsional penyelidik bumi ahli muda dan ahli pertama ikut hadir.
Melalui forum ini, Bidang Geologi mengarahkan indikator kinerja pada penguatan konservasi air tanah berbasis data dan kajian teknis. Harapannya pendekatan tersebut mampu menjaga keberlanjutan sumber daya air tanah secara terukur dan berkelanjutan di wilayah CAT Polewali.
Wisnu menyebut, penguatan basis data menjadi fondasi utama pelaksanaan program konservasi ke depan.
“Fokus pelaksanaan kegiatan pengumpulan dan pengolahan data zona konservasi air tanah ditempatkan di Desa Gattungan, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar,” kata Wisnu.
Kepala Dinas ESDM Sulbar, Bujaeramy Hassan menekankan pentingnya strategi adaptif dalam pelaksanaan perjanjian kinerja 2026, terutama pada aspek ketersediaan anggaran.
“Target perjanjian kinerja tahun 2026 perlu penyesuaian dengan anggaran yang tersedia, dengan melakukan berbagai inovasi agar target perjanjian kinerja dapat tercapai,” ujarnya.
Program konservasi air tanah ini selaras dengan misi keempat Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, yang menitikberatkan pembangunan infrastruktur berwawasan lingkungan dan pelestarian sumber daya alam.





