Sinergitas Menguat, DKP Sulbar-Lanal Pantau Rumpon di Perairan Mamuju
Mamuju – Kepala DKP Sulbar Safaruddin bersama Danlanal Mamuju Letkol Laut (P) Gigih Aptya Anggara meninjau kondisi rumah rumpon di sekitar Dermaga Lanal Mamuju, Kamis (29/1).
Peninjauan itu menargetkan kepastian fungsi dan kondisi fisik rumpon sebagai bagian dari pengelolaan sumber daya perairan di Sulawesi Barat.
Kegiatan tersebut sejalan dengan arahan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar. Keduanya ingin mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor untuk menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan, sekaligus memperkuat kesejahteraan nelayan.
Rombongan menuju lokasi menggunakan Kapal Patroli RBB milik Lanal Mamuju berkapasitas sekitar 15–20 orang. Pelayaran bermula pada pukul 10.33 WITA hingga selesai untuk memantau langsung kondisi rumah rumpon di perairan Mamuju.
Hasil peninjauan menunjukkan rumah rumpon itu berukuran sekitar 6 x 8 meter. Rumpon berfungsi sebagai alat bantu perikanan yang menjadi titik berkumpul ikan di laut, sehingga memudahkan nelayan menentukan lokasi tangkapan.
Rumpon juga membantu efisiensi waktu dan biaya operasional karena penangkapan ikan lebih terarah. Pemanfaatan rumpon dinilai mendukung praktik perikanan berkelanjutan karena nelayan tidak perlu mencari ikan secara acak di area yang luas.
Safaruddin menilai sinergi DKP Sulbar dan Lanal Mamuju penting untuk menjaga ekosistem laut sekaligus mendorong produktivitas sektor perikanan. “Kerja sama dengan Lanal Mamuju ini sangat penting, tidak hanya dari sisi pengamanan perairan, tetapi juga dalam memastikan pemanfaatan sumber daya laut berjalan secara berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi nelayan Sulawesi Barat,” ujarnya.
Peninjauan rumah rumpon menjadi bagian dari kerja sama DKP Provinsi Sulawesi Barat dan Lanal Mamuju dalam pengelolaan sumber daya perairan, khususnya di wilayah Mamuju dan sekitarnya, untuk menopang kelautan dan perikanan Sulawesi Barat yang maju dan berkelanjutan.






