ATS Ancam Masa Depan Sulbar, Dinsos-Disdik Satukan Data dan Intervensi
Mamuju – Persoalan Anak Tidak Sekolah (ATS) terus menggerus masa depan generasi Sulawesi Barat. Pemprov Sulbar mempercepat langkah intervensi dengan memaksimalkan kolaborasi lintas instansi.
Upaya itu menguat dalam rapat tindak lanjut penanganan ATS pada Dinsos P3A dan PMD dan Dinas Pendidikan Sulbar. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Dinsos P3A dan PMD Sulbar, Rabu (4/2).
Kepala Dinsos P3A dan PMD Sulbar, Darmawati memimpin rapat bersama para kepala bidang. Kepala Dinas Pendidikan Sulbar beserta jajaran ikut hadir.
Pertemuan ini memusatkan perhatian pada tiga titik rawan. Pembenahan data, penajaman intervensi sosial, dan strategi mengembalikan anak ke jalur pendidikan. Upaya tersebut berlangsung baik formal maupun nonformal.
Rapat ini lahir dari temuan prarapat koordinasi sebelumnya. Pemerintah daerah menilai penanganan ATS tak cukup dengan program sektoral yang berjalan sendiri-sendiri. Kuncinya, kata mereka, terletak pada data yang benar dan tindakan yang cepat.
Dalam arahannya, Darmawati menegaskan akar masalah ATS tak tunggal. Karena itu, cara menanganinya juga harus lintas sektor, lintas peran, hingga menyentuh keluarga dan komunitas.
“Permasalahan anak tidak sekolah tidak bisa diselesaikan oleh satu sektor saja. Diperlukan kolaborasi yang kuat, mulai dari validasi data, pendekatan kepada keluarga, hingga intervensi sosial yang tepat sasaran agar anak-anak kita dapat kembali mengenyam pendidikan,” kata Darmawati.
Ia menilai, pemerintah daerah sampai tingkat desa perlu terlibat aktif. Peran desa dan masyarakat menentukan keberhasilan pendampingan keluarga, penguatan dukungan sosial, serta penyambungan kembali anak ke satuan pendidikan dan lembaga terkait.
Langkah koordinasi ini sejalan dengan arah pembangunan daerah yang menempatkan kualitas sumber daya manusia sebagai prioritas. Targetnya menekan angka ATS dengan langkah konkret yang terukur dan berkelanjutan. Bukan sekadar rapat, tetapi keputusan yang segera bergerak ke lapangan.





