Bapenda-BPKAD Matangkan Migrasi Server, Sistem Pendapatan Sulbar Diperkuat
Mamuju – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulbar mempercepat rencana migrasi server pendapatan daerah untuk memperkuat tata kelola digital dan menjaga keamanan data.
Bapenda menggandeng Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sulbar guna mematangkan skema perpindahan server. Tidak lain agar layanan pendapatan tetap berjalan tanpa gangguan.
Koordinasi berlangsung di ruang Kepala BPKAD Sulbar, Kamis (5/2). Plt Sekretaris Bapenda Sulbar Fahri Yusuf hadir bersama Kepala Subbidang Teknologi Informatika Pendapatan Rosianah M. Nadir. Mereka membahas rancangan teknis migrasi server pendapatan daerah.
Pertemuan menyoroti kesiapan infrastruktur, keamanan data, kesinambungan layanan, serta mekanisme pengelolaan server setelah migrasi agar sistem tetap optimal dan terintegrasi.
Kepala BPKAD Sulbar, Mohammad Ali Chandra menyatakan dukungan penuh terhadap rencana tersebut. Ia menilai migrasi server penting untuk meningkatkan keandalan sistem, memperkuat keamanan data, serta mendorong pengelolaan keuangan daerah yang lebih akuntabel dan modern.
Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur menegaskan migrasi server menjadi langkah strategis untuk mendukung transformasi digital pengelolaan pendapatan daerah.
“Koordinasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan sistem pendapatan daerah dikelola secara aman, andal, dan terintegrasi, seiring dengan kebutuhan tata kelola pemerintahan yang semakin berbasis teknologi,” ujar Abdul Wahab.
Bapenda menargetkan skema perpindahan server segera tersusun secara matang dan terencana. Lembaga itu berharap langkah ini ikut mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta meningkatkan kualitas layanan publik di Sulawesi Barat.






