DKP Sulbar Buka Akses Riset Unsulbar, Data Purse Seine dan Tongkol Jadi Fokus

waktu baca 2 menit

Mamuju – DKP Sulbar menerima permohonan izin penelitian dari mahasiswi Program Studi Perikanan Tangkap, Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar).

Riset tersebut menyorot kelayakan usaha kapal purse seine serta dinamika populasi ikan tongkol sebagai bahan penguatan data pengelolaan perikanan tangkap.

Permohonan izin masuk dalam agenda penerimaan administrasi di Aula DKP Sulbar, Jumat (6/2). Pelaksana Harian Kepala Subbag Umum dan Kepegawaian DKP Sulbar, Rusli YG, menerima mahasiswi tersebut dan memproses administrasi izin penelitian.

Riset akan berlangsung selama satu pekan. Tim peneliti akan bekerja di sejumlah lokasi perikanan di Kabupaten Mamuju.

Penelitian mengusung dua judul, yakni “Analisis Kelayakan Usaha Perikanan Tangkap Kapal Purse Seine di Kampung Nelayan Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat” serta “Dinamika Populasi Ikan Tongkol yang Didaratkan di Pelabuhan Perikanan (PP) Kasiwa, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.”

Dua topik itu menyorot aspek ekonomi usaha tangkap dan kondisi sumber daya ikan yang menjadi komoditas penting pesisir Sulbar.

Kepala DKP Sulbar, Safaruddin, S.DM, menilai riset lapangan semacam ini sangat penting. Tidak lain untuk menyiapkan SDM perikanan yang unggul sekaligus memperkuat basis kebijakan.

“Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi ilmiah yang bermanfaat bagi pemerintah daerah. Utamanya dalam merumuskan kebijakan pengelolaan perikanan tangkap yang berkelanjutan dan berpihak pada kesejahteraan nelayan,” kata Safaruddin.

DKP Sulbar menilai, kolaborasi perguruan tinggi dan pemerintah daerah berperan penting dalam pembangunan berbasis data. Utamanya pada sektor unggulan kelautan dan perikanan.

Melalui riset ini, DKP berharap rekomendasi ilmiah yang lahir dari lapangan dapat memperkaya data daerah dan mendukung pengelolaan perikanan yang bertanggung jawab di Kabupaten Mamuju.

Play sound