Siswa Karawang Belajar Rumah Adat hingga Wastra di Anjungan Sulbar TMII
Jakarta – Anjungan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menjadi tujuan kunjungan edukatif pelajar SDIT Mentari Ilmu, Karawang, Sabtu, 7 Februari 2026.
Rombongan siswa memanfaatkan anjungan sebagai ruang belajar untuk mengenal rumah adat, benda etnografi, wastra, alat musik, hingga kuliner khas Sulbar.
Badan Penghubung Provinsi Sulbar mengelola anjungan ini sebagai pusat pelestarian, pameran, dan promosi budaya serta potensi unggulan daerah. Melalui kunjungan sekolah, pengelola mendorong pelajar memahami ragam budaya Indonesia lewat pengalaman langsung, bukan hanya materi kelas.
Dalam kunjungan tersebut, siswa mengamati koleksi dan display budaya, lalu menggali informasi melalui tanya jawab dengan petugas anjungan. Kegiatan ini juga mendukung tugas sekolah terkait mata pelajaran budaya, termasuk studi kasus sederhana lewat observasi dan wawancara.
Kepala Subbidang Promosi Data dan Investasi, Nurul Farasmy, menilai kunjungan pelajar menjadi jalur efektif untuk menanamkan kecintaan budaya sejak dini.
“Bangsa besar adalah bangsa yang tidak melupakan akar budayanya, kunjungan sekolah ini merupakan bagian penting untuk perkenalan dan promosi kegenerasi muda dalam mencintai seni dan budaya Indonesia khususnya seni dan budaya asal Provinsi Sulawesi Barat,“ kata Nurul Farasmy.
Ia berharap kegiatan serupa terus berlangsung agar generasi muda tumbuh dengan literasi budaya yang kuat. Anjungan Sulbar juga membuka ruang edukasi rutin bagi sekolah dan komunitas yang ingin mempelajari seni budaya serta sejarah daerah melalui koleksi yang tersedia.
Program edukasi budaya ini sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memperluas promosi budaya dan pariwisata daerah. Pengelola berharap kunjungan pelajar memperkuat apresiasi terhadap warisan budaya sekaligus menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari identitas Indonesia.






