Dispoparekraf Sulbar Modernisasi Arsip ASN, Dokumen Pegawai Mulai Ditata Terpadu

waktu baca 2 menit

Mamuju – Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Sulawesi Barat mulai menata dokumen pegawai untuk merapikan administrasi dan memperkuat tertib arsip.

Sekretariat Dispoparekraf menjalankan penataan sejak 10 Februari 2026 dengan fokus pada pendataan, pengelompokan, dan penyimpanan arsip agar akses dokumen lebih cepat dan aman.

Penataan dokumen mencakup pemilahan berkas pegawai, pengelompokan sesuai kategori, serta penempatan arsip dalam sistem penyimpanan yang lebih terstruktur. Dispoparekraf menilai langkah ini penting untuk mengurangi risiko kehilangan dokumen dan mempercepat layanan administrasi internal.

Sekretaris Dispoparekraf, Suratman, menyebut penataan arsip menjadi kebutuhan dasar dalam pengelolaan kepegawaian. Ia menekankan manfaat langsung berupa kemudahan akses dan keamanan dokumen.

“Dengan penataan ini, kami berharap seluruh informasi pegawai dapat diakses dengan cepat dan meminimalkan risiko kehilangan atau kerusakan dokumen,” ujarnya.

Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai, menegaskan penataan dokumen pegawai menjadi bagian dari modernisasi administrasi dan perbaikan kualitas layanan publik. Ia menilai pengelolaan arsip yang rapi akan memperkuat efektivitas kerja perangkat daerah.

“Kami ingin memastikan setiap dokumen pegawai tersimpan secara sistematis dan dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung program kerja dan pelayanan publik,” ujar Bau Akram.

Bau Akram juga meminta seluruh pegawai ikut menjaga ketertiban dokumen agar penataan berjalan lancar dan hasilnya akurat.

“Saya berharap seluruh pegawai berkomitmen mendukung langkah dari Sekretariat Dispoparekraf, sehingga penataan dan pengelolaan dokumen ASN dapat berjalan lancar dan akurat,” ujarnya.

Dispoparekraf menempatkan penataan arsip ini sebagai bagian dari pengelolaan organisasi yang lebih terpadu, seiring penyatuan dua perangkat daerah sebelumnya. Proses penataan berlangsung bertahap dan sekaligus menjadi ruang evaluasi serta pembaruan data pegawai agar tetap akurat.

error: Content is protected !!
Play sound