Dua Hari Pencarian, Lansia Hilang di Mamasa Berakhir Duka

waktu baca 2 menit

Mamasa – Operasi pencarian terhadap lelaki Mayung (75), warga yang hilang di kawasan Bukit Hutan Nosu, Desa Parinding, Kecamatan Nosu, Kabupaten Mamasa, berakhir duka.

Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua operasi, Sabtu (14/02). Lokasinya sekitar 3 kilometer dari titik terakhir korban terlihat.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mamuju mencatat penemuan terjadi pukul 12.33 WITA pada koordinat 3° 5’24.00”S – 119°27’20.00”E. Tim segera mengamankan lokasi dan menyiapkan evakuasi.

Pada pukul 13.12 WITA, tim mengevakuasi korban dan membawa jenazah menuju rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga. Setelah proses evakuasi selesai dan pencarian mencapai kepastian, Basarnas mengusulkan penutupan operasi pada pukul 16.00 WITA.

Operasi SAR melibatkan gabungan unsur penyelamat dan aparat wilayah, termasuk Tim Rescue Kansar Mamuju, TRC BPBD Kabupaten Mamasa, Babinsa Kodim 1428 Mamasa, Bhabinkamtibmas Polsek Pana, KPA Quarles, aparat desa, serta warga setempat. Basarnas menilai keterlibatan warga membantu mempercepat penyisiran area yang sulit dan berisiko.

Untuk memperluas jangkauan pencarian, tim mengerahkan sejumlah perlengkapan utama, antara lain 1 unit truk personel, 1 unit kendaraan D-Max double cabin, 1 unit motor trail, serta 1 unit drone thermal. Tim juga menggunakan peralatan navigasi, komunikasi, medis, dan evakuasi.

Faktor cuaca mendukung operasi. Pantauan lapangan menunjukkan kondisi cerah berawan dengan arah angin timur hingga barat laut berkecepatan 1–20 km/jam. Kondisi ini membuat tim dapat menjaga ritme pencarian hingga mudah menemukan korban.

Setelah operasi ditutup, seluruh unsur kembali ke satuan masing-masing. Basarnas mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas pada wilayah perbukitan dan hutan.

error: Content is protected !!
Play sound