SPOBNAS Sulbar Gelar Seleksi Atlet Berbakat, Tiga Peserta Lolos Tahap Pertama

waktu baca 3 menit

Mamuju – UPTD Satuan Pembinaan Olahraga Nasional (SPOBNAS) Sulawesi Barat menggelar seleksi calon olahragawan berbakat sebagai bagian dari program pembinaan atlet daerah.

Seleksi berlangsung selama dua hari pada dua lokasi, yakni ruang fitnes SPOBNAS dan Pantai Arteri Mamuju untuk cabang olahraga dayung.

Kepala UPTD SPOBNAS Sulbar, Muhammad Sabir menyampaikan, penjaringan peserta seleksi berawal dari surat resmi kepada sejumlah sekolah di Sulawesi Barat. Sekolah kemudian merekomendasikan siswa yang dinilai memiliki bakat dan potensi untuk dibina melalui SPOBNAS.

“Adapun proses penjaringan diawali dengan pengiriman surat ke sejumlah sekolah di Sulbar. Melalui surat tersebut, pihak sekolah diminta merekomendasikan siswa yang dinilai memiliki bakat dan potensi untuk dibina menjadi atlet berprestasi di SPOBNAS,” kata Sabir di Mamuju, Kamis (19/2).

Sabir menjelaskan, seleksi tahap pertama membuka tiga cabang olahraga, yaitu dayung, karate, dan panahan. Sebanyak 15 peserta mengikuti rangkaian tes yang ditangani pelatih Syamsul, Herman, dan Anisa. Panitia juga melibatkan Nahar serta A. Syayid Ilyas dari Dispoparekraf Sulbar sebagai pendamping.

Hasil seleksi menetapkan tiga calon atlet lolos tahap pertama. Sabir menyebut dua faktor memengaruhi jumlah kelulusan. Pertama, standar kelulusan Kementerian Pemuda dan Olahraga lebih ketat dibanding tahun sebelumnya. Kedua, penyesuaian cabang olahraga mengikuti kriteria DBON (Desain Besar Olahraga Nasional) yang Kementerian tetapkan.

Komitmen Pemerintah Daerah Bina Atlet Berkelanjutan

Secara terpisah, Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjalankan pembinaan atlet secara berkelanjutan melalui SPOBNAS.

“Kami berkomitmen melalui UPTD SPOBNAS Sulbar untuk terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan, terarah, dan terukur. Proses seleksi yang dilaksanakan ini bukan sekadar tahapan administratif, tetapi menjadi pintu awal dalam menjaring atlet-atlet potensial yang memiliki bakat, disiplin, dan semangat berprestasi,” tegas Bau Akram.

Menurut Bau Akram, seleksi membantu memastikan hanya peserta terbaik yang masuk ke sistem pembinaan terpadu.

“Melalui proses yang objektif dan transparan, kami ingin memastikan pembinaan berjalan efektif sehingga mampu mencetak atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat regional, nasional, bahkan internasional,” ucapnya.

Bau Akram juga meminta panitia mematangkan persiapan seleksi berikutnya agar proses berjalan optimal dan tetap terukur.

“Saya sudah sampaikan kepada seluruh panitia seleksi agar semakin mengoptimalkan dan menyempurnakan seluruh aspek persiapan. Tahapan ini memiliki urgensi strategis karena menjadi momentum krusial dalam menyeleksi atlet-atlet terbaik Sulbar yang akan dibina secara sistematis dan diproyeksikan berkompetisi pada ajang yang lebih bergengsi,” tegas Bau Akram.

SPOBNAS Sulbar menjadwalkan seleksi tahap kedua pada April 2026. Cabang olahraga yang masuk rencana seleksi antara lain dayung, panahan, dan atletik. Pemerintah daerah berharap seleksi berjenjang ini melahirkan bibit atlet unggul yang siap bersaing pada level lebih tinggi.

error: Content is protected !!
Play sound