Gubernur Sulbar Genjot Kinerja OPD, Fokus Dongkrak PAD di Tengah Tekanan Ekonomi

waktu baca 2 menit
Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka saat memimpin rapat OPD.

Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memperkuat kinerja dan sinergi untuk menghadapi tekanan ekonomi yang kian kompleks.

Fokus utama diarahkan pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta respons cepat terhadap dinamika nasional dan global.

Penegasan itu muncul dalam rapat strategis bersama seluruh kepala OPD Pemprov Sulbar, Rabu (25/3/2026), yang membahas pematangan arah kebijakan dan program kerja pemerintah daerah.

Suhardi Duka membuka rapat dengan menekankan pentingnya etos kerja sebagai fondasi utama pembangunan. Ia menilai, kinerja birokrasi harus bergerak lebih agresif di tengah tantangan fiskal yang tidak ringan.

“Ya hari ini kita mematangkan perencanaan kita. Yang pertama kita kembali mengangkat semangat untuk kerja keras,” ujar Gubernur Suhardi Duka.

Selain penguatan internal, ia meminta jajaran OPD membaca perkembangan isu strategis secara cermat. Menurutnya, gejolak ekonomi global dan nasional berimbas langsung pada daerah, termasuk potensi penurunan pendapatan negara dan tekanan inflasi.

“Yang kedua kita menganalisa isu-isu nasional termasuk isu global termasuk juga penurunan terhadap pendapatan negara dan tentunya juga inflasi,” jelasnya.

Sebagai langkah konkret, Pemprov Sulbar menyiapkan regulasi baru untuk memperkuat kemandirian fiskal. Peraturan daerah akan difokuskan pada optimalisasi sumber-sumber PAD yang selama ini belum tergarap maksimal.

“Yang ketiga kita akan buat perda khususnya untuk peningkatan PAD,” ungkap Suhardi Duka.

Tak hanya isu eksternal, pemerintah provinsi juga memberi perhatian pada dinamika internal birokrasi. Sejumlah persoalan seperti tenaga PPPK dan posisi eselon III masuk dalam agenda pembahasan untuk memastikan stabilitas organisasi tetap terjaga.

“Yang keempat kita tanggap isu-isu, baik itu PPPK, baik itu eselon 3, maupun isu-isu lain yang berkembang di Sulbar,” tambahnya.

error: Content is protected !!