Gandeng RRI, Dinsos Sulbar Perketat Akurasi Data Bansos 2026
Sulbar – Dinas Sosial P3APMD Sulawesi Barat mulai mematangkan skema bantuan sosial 2026 dengan memperkuat akurasi data dan strategi komunikasi publik.
Langkah ini dibahas dalam audiensi bersama RRI Mamuju, Rabu (8/4/2026), sebagai upaya memastikan bansos tepat sasaran.
Pertemuan berlangsung di ruang Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan, Andi Muhammad Yasin. Kedua pihak membedah mekanisme penyaluran, kebijakan terbaru, serta strategi penyampaian informasi agar masyarakat memahami program tanpa bias.
Dinsos menilai peran media krusial dalam mengawal transparansi program. Penyampaian informasi yang jelas dinilai dapat mencegah kesalahpahaman sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dari RRI Mamuju. Peran media sangat penting dalam membantu menyosialisasikan program bantuan sosial kepada masyarakat, sehingga informasi yang disampaikan dapat diterima dengan baik dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” ujar Andi Muhammad Yasin.
Di sisi lain, Dinsos menyoroti tantangan klasik bansos, yakni ketepatan data penerima. Pembaruan data menjadi fokus utama agar bantuan tidak meleset dari kelompok sasaran.
“Ke depan, kami berkomitmen untuk memastikan bahwa bantuan sosial benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan, melalui pembaruan data yang lebih akurat serta koordinasi lintas sektor,” ujar Kepala Dinsos P3APMD Sulbar, Darmawati.
Audiensi ini menandai penguatan sinergi pemerintah dan media dalam mengawal program bansos. Kolaborasi tersebut diharapkan mendorong distribusi bantuan yang lebih transparan, terukur, dan tepat sasaran pada 2026.






