Berpulangnya Salim S. Mengga Duka Mendalam Bagi Pengda JMSI Sulbar
Mamuju – Kabar duka menyebar cepat dari Makassar menuju Sulawesi Barat. Wakil Gubernur, Mayor Jenderal TNI (Purn) Salim S. Mengga, berpulang setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam, Makassar, Sabtu pagi (31/1).
Di ruang perawatan, suasana hening seolah menahan waktu. Kabar wafat itu lalu menjalar ke berbagai penjuru. Pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga jejaring organisasi menyampaikan belasungkawa. Sulawesi Barat kehilangan salah satu figur yang selama ini dikenal tenang, tegas, dan menjaga ritme pemerintahan.
Duka juga datang dari Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Barat. Organisasi ini menyebut kepergian Salim meninggalkan kesan mendalam. Tidak hanya bagi birokrasi, tetapi juga bagi masyarakat yang pernah bersentuhan dengan kiprahnya.
Ketua Pengurus Daerah JMSI Sulawesi Barat, Abdul Samad menyampaikan belasungkawa dan doa untuk almarhum serta keluarga.
“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Kami turut berduka cita atas meninggalnya Mayor Jenderal TNI (Purn) Salim S. Mengga, Wakil Gubernur Sulawesi Barat periode 2025–2030,” ujar Abdul Samad.
Bagi Samad, Salim bukan hanya pemimpin pemerintahan. Ia menilai almarhum membawa wajah kepemimpinan yang kuat sekaligus merangkul. Salim, kata Samad, menempatkan nilai kebangsaan dan pengabdian sebagai pegangan. Ia juga memperlihatkan laku religius dalam keseharian.
“Almarhum Salim. S Mengga merupakan sosok bersahaja yang konsisten memegang amanah,” ucapnya.
Pengda JMSI Sulbar mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah Swt. Organisasi ini juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan dan kekuatan.






