Biro Organisasi Bedah Indikator Kinerja Satpol PP Sulbar
Mamuju – Biro Organisasi Setda Sulbar membedah indikator kinerja Satuan Polisi Pamong Praja yang selama ini menjadi fondasi penilaian birokrasi.
Pembahasan berlangsung Selasa kemarin (13/1). Fokusnya pada ketepatan indikator dalam mengukur capaian kerja Satpol PP. Tim Satpol PP Sulbar yang hadir terdiri dari Yusran, Suryadi Nur Putra, dan Fitriadi.
Mereka berdiskusi langsung dengan Analis Kebijakan Ahli Pertama M. Ilham yang mewakili Kepala Biro Organisasi Setda Sulbar, Nur Rahmah Parampasi. Ilham menegaskan indikator kinerja tidak lagi bersifat administratif. Regulasi terbaru menuntut ukuran yang konkret, terukur, dan relevan dengan sasaran strategis organisasi.
“Indikator kinerja sangat penting dalam menilai sejauh mana program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Satpol PP telah mencapai sasaran strategis yang ditetapkan. Indikator kinerja berfungsi sebagai alat ukur yang objektif dan terukur untuk mengevaluasi pencapaian target,” jelas Ilham.
Ia menyebut indikator kinerja merupakan tindak lanjut langsung dari Permenpan RB Nomor 6 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Kinerja ASN. Artinya, setiap OPD wajib menyusun target yang dapat diuji.
Dari pihak Satpol PP, Yusran menyatakan koordinasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan arah kinerja satuannya tidak melenceng dari aturan terbaru.
“Melalui koordinasi ini, kami ingin memastikan bahwa indikator kinerja dan sasaran di Satpol PP Sulbar telah selaras dengan regulasi terbaru,” ucap Yusran.
Ia menambahkan Satpol PP Sulbar siap melakukan pembenahan internal. Penyempurnaan indikator kinerja menjadi langkah awal untuk memastikan penegakan perda dan ketertiban umum berjalan efektif, terukur, dan bertanggungjawab.






