Biro Organisasi Sulbar Percepat Reformasi Birokrasi dan Budaya Kerja Lewat Rakor

waktu baca 1 menit
Suasana rapat koordinasi Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat terkait akselerasi implementasi Reformasi Birokrasi (RB) dan budaya kerja.

Mamuju – Biro Organisasi Setda Sulbar menggelar rapat koordinasi tim kerja untuk mempercepat implementasi Reformasi Birokrasi (RB) dan budaya kerja, Selasa (20/1).

Rapat berlangsung melalui Bagian Reformasi Birokrasi dan Akuntabilitas Kinerja (RB dan AK) di Ruang Kerja Bagian RB dan AK.

Kepala Bagian RB dan AK, Timothius memimpin rapat. Analis Kebijakan Ahli Muda Nuzululhiah Thamrin dan sejumlah ASN lingkup Biro Organisasi turut hadir. Forum ini membahas penguatan kerja tim, pembagian peran, serta pola komunikasi internal agar pelaksanaan program RB lebih terukur.

Timothius menegaskan, tim kerja bukan sekadar pelengkap administrasi. Ia menekankan pembagian tugas dan koordinasi menjadi kunci efisiensi kerja.

‘’Pembagian tugas dan komunikasi yang baik membuat beban kerja terasa lebih ringan. Jadi SK tim kerja bukan sekadar pemenuhan dokumen administrative semata,’’ ujar Timothius.

Kepala Biro Organisasi Setda Sulbar, Nur Rahmah Parampasi menilai, tim kerja perlu menyamakan persepsi agar sinergi berjalan. Ia juga meminta program kerja berorientasi pada solusi, bukan sekadar rencana.

‘’Kita harus memastikan bahwa program kerja yang dirancang mampu memberikan solusi atas hambatan yang ditemui kedepannya,’’ ucap Rahmah.

Biro Organisasi menargetkan rakor ini memperkuat penerapan budaya kerja dan mempercepat perbaikan tata kelola. Biro juga mendorong peningkatan indeks RB dan SAKIP melalui kerja tim yang lebih solid.

error: Content is protected !!
Play sound