BPBD Sulbar Perkuat Edukasi Kebencanaan di Sekolah

waktu baca 1 menit

Mamuju – BPBD Sulbar membidik sekolah sebagai sarana edukasi kebencanaan yang berkelanjutan terhadap generasi muda.

Upaya ini sebagai langkah strategis dalam membangun budaya sadar bencana sejak usia dini. Sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan generasi muda menghadapi potensi ancaman bencana.

Kepala BPBD Sulbar, Yasir Fattah menegaskan, edukasi kebencanaan harus menjadi bagian dari pembentukan karakter masyarakat. Tidak lain agar mereka tangguh, disiplin, dan siap menghadapi potensi bencana.

Kata dia, hal ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan kebencanaan.

“Bapak Gubernur mengarahkan agar edukasi kebencanaan terus diperluas, khususnya di lingkungan pendidikan. Dengan pengetahuan yang baik, risiko dan dampak bencana dapat ditekan, serta keselamatan jiwa dapat lebih terjamin,” kata Yasir Fattah, Sabtu (10/1).

Ia menekankan, sekolah merupakan salah satu sasaran penting dalam program pengurangan risiko bencana.

“Edukasi kebencanaan di sekolah sangat penting agar anak-anak kita tidak hanya mengetahui teori, tetapi juga mampu mempraktikkan langkah-langkah kesiapsiagaan dan evakuasi secara benar. Ini adalah investasi jangka panjang untuk keselamatan masyarakat Sulbar,” pungkasnya.

Melalui edukasi kebencanaan, siswa diharapkan mampu memahami potensi ancaman di lingkungannya, mengetahui langkah penyelamatan diri, serta berperan aktif dalam menyebarkan informasi kebencanaan kepada keluarga dan masyarakat sekitar. (Rls)

error: Content is protected !!
Play sound