Bukber Polda Sulbar, Merawat Solidaritas Perkuat Pelayanan

waktu baca 2 menit

Mamuju – Suasana Aula Marannu, Markas Polda Sulawesi Barat, Selasa (24/2/2026), berubah hangat menjelang azan Magrib.

Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriya Jayamarta mengumpulkan personel bersama keluarga besar Polda Sulbar dalam agenda buka puasa bersama.

Di tengah bulan suci Ramadan, momen itu ia jadikan ruang merawat kekompakan internal sekaligus meneguhkan komitmen pelayanan publik.

Acara itu bukan sekadar rutinitas berbagi hidangan. Kapolda menekankan nilai perjumpaan dan kebersamaan sebagai energi institusi. Ia menilai soliditas yang terawat akan berdampak langsung pada kualitas kerja kepolisian di lapangan.

“Saya yakin dan percaya melalui kegiatan ini akan terjalin silaturahmi yang erat dan baik di antara seluruh keluarga besar Polda Sulbar, sehingga dapat mendukung optimalisasi pelayanan kepada masyarakat,” tutur Kapolda.

Sebelum santap berbuka, AKP Robby mengawali kegiatan lewat ceramah pengantar. Ia mengingatkan bahwa Ramadan sering kali menjadi “alarm” untuk kembali menakar nikmat yang kerap luput, terutama kesehatan dan kesempatan.

“Nikmat sehat dan kesempatan adalah anugerah yang jarang disadari nilainya. Sedikit saja nikmat sehat dicabut, baru kita merasakan betapa berharganya kesehatan. Begitupun dengan nikmat kesempatan ketika sudah hilang, baru kita menyadari bahwa kita telah melewatkan hal berharga,” jelasnya.

Dalam ceramah itu, AKP Robby juga menyampaikan amalan yang ia yakini mampu membuka pintu rezeki, salah satunya menjaga kebiasaan sholat Dhuha.

Ia turut mengajak personel memperbanyak dzikir selama Ramadan sebagai cara menenangkan batin dan menguatkan relasi spiritual.

“Orang-orang yang bertakwa adalah orang paling mulia di sisi Allah, dan tujuan utama dari ibadah puasa adalah untuk mendapatkan predikat takwa,” tegasnya.

Ia kemudian memaknai takwa sebagai sikap patuh pada perintah Allah serta menjauh dari larangan-Nya. Ia menekankan keyakinan bahwa perintah Allah membawa kebaikan, sedangkan larangan-Nya mencegah mudarat bagi manusia.

Rangkaian kegiatan berakhir lewat doa bersama dan hiburan lagu religi. Di ruang yang sama, personel dan keluarga besar Polda Sulbar menutup sore dengan nuansa akrab—sebuah pengingat bahwa kekuatan organisasi tidak hanya bertumpu pada struktur komando, tetapi juga pada ikatan batin yang terjaga.

Play sound