Dandim Mamuju Raih Penghargaan usai Sulap Tanah Lapang Jadi Lahan Ketahanan Pangan Terintegrasi
Mamuju – Upaya Dandim 1418/Mamuju menyulap lokasi kosong menjadi lahan ketahanan pangan terintegrasi mendapat apresiasi.
Pj. Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin menganggap itu sebagai salah satu upaya untuk mendorong swasembada pangan daerah.
Olehnya, Bahtiar memberikan piaga penghargaan kepada Dandim 1418/Mamuju, Kolonel Inf. Andik Siswanto, Selasa 11 Februari 2025.
Upaya Dandim Mamuju itu bukal hal mudah. Dia berhasil merubah lahan kosong seluas 9,7 hektare menjadi lahan ketahanan pangan terintegrasi.
Mulai dari sektor perikanan, perkebunan, peternakan, serta memiliki green house untuk pembibitan tanaman.
“Pemerintah Provinsi Sulbar sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Kodim 1418/Mamuju dalam membangun ketahanan pangan yang terintegrasi. Ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain agar Sulawesi Barat semakin mandiri dalam sektor pangan,” ujar Bahtiar.
Dia melanjutkan, “Komitmen Dandim 1418/Mamuju, dalam mendukung Swasembada pangan di Mamuju, terlihat jelas dari perubahan yang ada dilokasi ketahanan pangan, langkah yang dilakukan oleh Dandim 1418/Mamuju dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak dalam mengembangkan sektor pangan,” sambungnya.
Dandim 1418/Mamuju, Kolonel Inf. Andik Siswanto mengatakan, konsep ketahanan pangan terintegrasi itu diterapkan dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang swasembada pangan.
Utamanya dalam menyiapkan bahan baku program pemerintah makan bergizi, sekaligus untuk memberikan edukasi kepada petani khususnya Petani Milenial untuk Swasembada pangan.
“Dengan adanya program ketahanan pangan ini, kami berharap masyarakat Mamuju dapat mandiri dibidang pangan, sehingga kebutuhan pangan masyarakat Mamuju tidak lagi tergantung terhadap pasokan dari luar daerah,” tandasnya.





