Dari Balik Seragam Polri, Brigpol Askar Bawa Harapan untuk Penderita Diabetes
Mamuju – Terapi pengobatan tradisional diabetes yang dikembangkan Brigpol Askar, personel Polda Sulbar, menarik perhatian masyarakat. Sejumlah pasien yang mendapat pendampingan mengaku merasakan perubahan signifikan setelah menjalani perawatan intensif dan berkelanjutan.
Salah satunya Makmur, warga Parepare, Sulawesi Selatan. Ia telah lama berjuang melawan diabetes dan menjalani berbagai pengobatan medis. Namun, luka yang ia alami tidak menunjukkan perkembangan, bahkan sempat memburuk.
Pertemuan dengan Brigpol Askar menjadi titik balik. Perawatan yang ia jalani perlahan menunjukkan hasil. Luka yang sebelumnya sulit sembuh mulai menutup dan kondisinya berangsur membaik.
“Kami sangat berterima kasih kepada Brigpol Askar. Setelah beberapa kali mengikuti terapinya kini ada perubahan yang benar-benar terlihat. Beliau sangat peduli dan sabar membantu kami,” tuturnya.
Pendampingan yang dilakukan Brigpol Askar tidak berhenti pada perawatan luka. Ia menjalani proses secara telaten dan konsisten, dengan pendekatan kemanusiaan. Perawatan nonmedis pendukung, penguatan moril, hingga edukasi pola hidup bersih dan sehat menjadi bagian penting dari terapi.
Pendekatan ini menempatkan pasien dan keluarga sebagai satu kesatuan. Brigpol Askar memperhatikan kebersihan luka, kedisiplinan perawatan harian, serta kondisi psikologis pasien. Dukungan mental ia anggap sama pentingnya dengan perawatan fisik.
Bagi Brigpol Askar, kegiatan ini bukan praktik komersial, melainkan bentuk pengabdian. Ia menegaskan bahwa tugas anggota Polri tidak hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga hadir membantu masyarakat dalam persoalan kemanusiaan.
“Apa yang saya lakukan semata-mata untuk membantu sesama. Saya berharap masyarakat tetap semangat, menjaga pola hidup sehat dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi penyakit,” tutur Brigpol Askar.
Ia memastikan setiap warga yang membutuhkan bantuan akan mendapat respons cepat. Brigpol Askar membuka akses komunikasi langsung melalui nomor +62 823-4537-2778. Bagi pasien yang tidak mampu datang langsung, ia berupaya melakukan kunjungan sesuai kemampuan.
Kisah Brigpol Askar menunjukkan wajah lain pengabdian aparat kepolisian. Di balik seragam dinas, ada empati dan kepedulian yang tumbuh dari ruang-ruang kemanusiaan. Bagi para pasien diabetes, kehadirannya bukan sekadar terapi, melainkan harapan.





