Dari Rumah Rapuh ke Hunian Layak, Mabesad Cek Hasil Renovasi TMMD di Polman
Polman – Program renovasi rumah lewat TMMD kembali menempatkan satu isu krusial, seberapa jauh intervensi negara benar-benar mengubah kualitas hidup warga desa.
Di Desa Bulo, Kecamatan Bulo, Polewali Mandar, Satgas TMMD ke-127 Kodim 1402/Polman merampungkan perbaikan rumah warga, lalu membuka hasilnya untuk diuji langsung Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD Mabesad, Rabu (4/3/2026).
Peninjauan fokus pada satu ukuran yang paling menentukan. Rumah harus layak huni, bukan sekadar tampak selesai. Tim mengecek hasil kerja renovasi agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan dasar penerima.
Ketua Tim Wasev TMMD Mabesad, Kolonel Inf Jeffry Antonius Bojoh menilai hasil renovasi telah memenuhi standar hunian layak. Ia menekankan pekerjaan lapangan harus menghasilkan rumah yang aman, bukan hanya perubahan kosmetik.
“Kami melihat langsung hasil pekerjaan di lapangan. Rumah yang direnovasi oleh Satgas TMMD sudah memenuhi standar hunian yang layak dan tentunya sangat membantu masyarakat,” ujarnya.
Pernyataan itu menegaskan arah TMMD yang tidak hanya mengejar proyek fisik besar seperti jalan atau fasilitas umum. Akan tetapi, juga menyasar titik paling personal dalam hidup warga, yakni rumah.
Ketika rumah tak layak huni berubah menjadi ruang tinggal yang aman, program pembangunan tidak lagi berhenti pada statistik, melainkan masuk ke ruang keluarga. Tempat risiko jatuh, bocor, dan rentan penyakit sering bermula.
Bagi warga penerima, dampaknya terasa langsung. Muhamad Yusuf mengaku kini keluarganya bisa menempati rumah yang lebih aman dan nyaman setelah renovasi selesai.
Selain renovasi rumah, TMMD di Desa Bulo juga memuat kegiatan nonfisik yang menarget daya tahan sosial-ekonomi warga. Program mencakup pelatihan UMKM, pelayanan kesehatan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan lain.





