Dinas Pangan Sulbar Akuratkan Data Pegawai di Sistem SIASN dan MyASN
Mamuju – Dinas Pangan Daerah Sulbar melakukan pemutakhiran data pegawainya melalui sistem nasional SIASN dan MyASN, Senin kemarin (12/1).
Langkah ini menyasar seluruh pegawai tanpa kecuali. Tujuannya untuk memastikan setiap profil aparatur terekam utuh dalam basis data nasional yang menjadi rujukan utama manajemen talenta. Tanpa data yang presisi, promosi, mutasi, hingga pengembangan kompetensi berisiko melenceng dari prinsip keadilan.
Plt. Kepala Dinas Pangan Sulbar, Adnan, menilai pembaruan data bukan pekerjaan administratif biasa. Proses ini menentukan arah karier dan kualitas birokrasi. Kata dia, data ASN yang valid dan lengkap adalah fondasi dalam membangun birokrasi yang profesional dan berbasis kinerja.
“Tanpa data yang benar, kebijakan pengembangan karier dan promosi jabatan tidak akan berjalan adil dan objektif,” kata Adnan.
Pendampingan teknis berlangsung intensif bersama BKPSDMD Sulbar. ASN memeriksa kembali riwayat pendidikan, kepangkatan, jabatan, hingga peta kompetensi. Setiap kekeliruan langsung dikoreksi agar sistem menampilkan kondisi riil aparatur.
Dinas Pangan menempatkan kegiatan ini sebagai bagian dari transformasi birokrasi digital. Pemerintah daerah ingin mengakhiri praktik pengelolaan SDM berbasis asumsi dan kedekatan personal. Sistem digital menjadi alat ukur utama dalam membaca potensi dan kinerja pegawai.






