Dirlantas Polda Sulbar Galang Sinergitas Lintas Instansi Gencarkan Program Samsat
Mamuju – Sepekan bertugas Direktur Lalu Lintas Polda Sulbar, Kombes Pol Nurhadi Ismanto mengencangkan ritme kerja lintas instansi.
Ia mengumpulkan Badan Pendapatan Provinsi, Jasa Raharja, dan UPT Samsat Mamuju untuk menyatukan strategi program Samsat 2026, Kamis, 8 Januari 2026. Pertemuan ini mengarah pada dua sasaran utama.
Pertama memperbaiki kualitas layanan publik. Kedua mendorong peningkatan penerimaan dari sektor kendaraan bermotor. Fokus pembahasan mencakup Pendapatan Kendaraan Bermotor, Pendapatan Negara Bukan Pajak, hingga Dana Sosial Wajib Kendaraan Bermotor.
Nurhadi menegaskan, kinerja Samsat tidak boleh semata berorientasi pada angka. Kepuasan masyarakat wajib pajak, menurutnya, menjadi kunci utama keberhasilan sistem.
“Kita tidak hanya fokus pada peningkatan angka penerimaan, tetapi lebih utama adalah bagaimana masyarakat merasakan kemudahan dalam mengurus administrasi kendaraan mereka. Dengan pelayanan yang baik, diharapkan tingkat kepatuhan wajib pajak juga akan meningkat secara signifikan,” tuturnya.
Ia menilai sinergi antara kepolisian, Badan Pendapatan, Jasa Raharja, dan Samsat menjadi fondasi pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan. Tanpa kerja bersama, target 2026 berisiko sulit tercapai.
Dari sisi teknis, Jasa Raharja Sulbar memaparkan rencana inovasi layanan. Program 2026 akan mengandalkan pendaftaran online yang lebih terintegrasi serta sistem verifikasi data yang lebih efisien.
Samsat Provinsi Sulbar juga menyiapkan langkah ekspansif. Pembina Samsat menyebut perluasan layanan Samsat keliling menuju wilayah terpencil sebagai strategi memperluas akses masyarakat.
Rangkaian langkah ini menjadi taruhan pemerintah daerah untuk menjaga pendapatan sektor kendaraan bermotor sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap layanan administrasi. Program Samsat 2026 kini bergerak dari konsep menuju eksekusi.





