Ditegaskan Gubernur Sulbar, Pelayanan Publik Tak akan Kendor Meski Fiskal Tertekan
Mamuju – Dr. Suhardi Duka menegaskan kualitas pelayanan Pemprov Sulbar tak akan surut walau fiskal tertekan akibat kebijakan pusat yang mengucur tanpa kompromi.
Gubernur Sulbar itu tahu betul, efisiensi bagai dua sisi kepingan mata uang. Pemotongan anggaran dapat mengurangi belanja non-esensial. Namun, di sisi lain berimplikasi pada sejumlah sektor fundamental. Termasuk pelayanan publik bagi masyarakat.
Politisi Demokrat itu secara lugas menolak berpangku tangan dalam kepasrahan. Alih-alih terlena dalam sikap dilematis, Dr. Suhardi Duka justru menjadikan momentum itu sebagai cambukan positif bagi roda birokrasi.
Dr. Suhardi Duka bahkan telah menegaskan, pengurangan anggaran tidak akan menyurutkan semangat pelayanan publik. Setiap OPD mesti memaksimalkan pelayanan walau kucuran dana berkurang signifikan.
“Kita harus kasih pemahaman bahwa public service tetap harus jalan. Efisiensi ini juga untuk memotong semua hal-hal yang tidak penting,” kata Dr. Suhardi Duka usai memimpin rapat virtual, Senin (5/1)
Instruksi pun mengemuka untuk memastikan semangat itu berlangsung secara kolektif di semua OPD. Pengurangan belanja tidak boleh menjadi penghalang bagi birokrasi memberikan pelayanan maksimal.
Selain pelayanan publik, mantan legislator senayan itu juga memberikan atensi pada pengambilan keputusan. Ia meminta setiap pejabat tidak ragu menentukan langkah selama siap bertanggung jawab dan siap memikul konsekuensi.
“Setiap pengambilan keputusan harus di pertanggungjawabkan. Jangan takut mengambil keputusan. Kalau takut mengambil keputusan mundur dari jabatan itu dan harus bertanggung jawab dengan keputusan yang diambil,” pungkasnya. (ADV)






