Ditlantas Polda Sulbar Buka “Checklist” Mudik Ramadan, Jangan Berangkat Kalau Mobil dan Badan Belum Siap
Sulbar — Arus mudik yang berbarengan dengan Ramadan selalu membawa dua sisi. Momen pulang kampung yang dinanti, sekaligus potensi risiko di jalan yang meningkat bila pemudik mengabaikan persiapan dasar.
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat memilih jalur edukasi publik lewat akun Instagram resmi, membagikan panduan ringkas yang menekan satu pesan utama. Mudik aman bukan soal berani tancap gas, melainkan disiplin sejak sebelum berangkat.
Konten itu menyusun lima poin kunci yang bisa menjadi “checklist” wajib setiap keluarga. Pertama, pemudik perlu memastikan kendaraan benar-benar siap tempuh. Ditlantas meminta masyarakat mengecek ban, rem, mesin, kelistrikan, hingga cairan kendaraan agar perjalanan tidak berubah menjadi rangkaian berhenti darurat di pinggir jalan.
Kedua, Ditlantas menekankan faktor pengemudi yang sering kalah perhatian dibanding kondisi mobil. Tubuh yang tidak fit gampang memicu hilang fokus, lambat merespons, dan mengambil keputusan terburu-buru. Karena itu, pemudik perlu istirahat cukup, menjaga asupan, dan menunda perjalanan jika kondisi badan menurun.
Ketiga, kelengkapan administrasi menjadi lapisan pengaman yang sering dianggap sepele, padahal menentukan kelancaran perjalanan ketika terjadi pemeriksaan atau kondisi darurat. Ditlantas mengingatkan pemudik membawa KTP, SIM yang masih berlaku, STNK, hingga kartu berobat sebagai antisipasi.
Keempat, ketaatan terhadap aturan lalu lintas tetap menjadi fondasi keselamatan. Rambu, batas kecepatan, dan aturan berkendara bukan formalitas, melainkan sistem yang mencegah benturan kepentingan di jalan raya—terutama saat arus padat, ritme perjalanan tidak stabil, dan banyak pengendara lelah.
Kelima, Ditlantas menggarisbawahi bahaya terbesar yang sering muncul diam-diam: kantuk. Pemudik diminta tidak memaksakan diri saat lelah, serta memanfaatkan pos mudik Lebaran yang Polri siapkan di sepanjang jalur perjalanan.
Selain daftar tips, akun Instagram Ditlantas Polda Sulbar juga memuat berbagai video edukasi untuk mendorong kesadaran kolektif pengguna jalan. Strategi ini menempatkan keselamatan sebagai kebiasaan harian, bukan sekadar imbauan musiman ketika mudik tiba.
Kepala Direktorat Lalu Lintas Polda Sulbar, Kombes Pol Nurhadi Ismanto, menyatakan pihaknya akan menjaga keselamatan masyarakat lewat langkah terukur, mulai dari patroli rutin, pengaturan arus, edukasi, hingga penegakan hukum secara tegas dan humanis.
“Di bulan Ramadan ini, kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bekerja sama dalam mewujudkan budaya selamat berkendara. Mulailah dari diri sendiri dengan selalu tertib berkendara, membiasakan mengenakan helm yang sesuai standar untuk pengendara sepeda motor, serta menerapkan perilaku aman di jalan raya setiap hari,” tambahnya, Minggu (1/3/26).





