Ditlantas Polda Sulbar Imbau Warga Tak Abaikan Aturan Berkendara, Nyawa Taruhannya

waktu baca 2 menit
Personel Subdit Kamsel Ditlantas Polda Sulbar saat memberikan sosialisasi tematik kepada pengendara di Bulan Tertib Helm (BTH).

Mamuju – Masalah klasik yang terus memakan korban adalah abai memakai helm standar. Ditlantas Polda Sulbar pun turun menekan kebiasaan berbahaya itu.

Subdit Kamsel Ditlantas Polda Sulbar menyasar pada pengendara di Jalan Jenderal Sudirman, persimpangan lampu merah dekat KFC, Selasa (13/1). Petugas menghentikan arus rutinitas jalanan.

Mereka menyapa, menegur, sekaligus mengedukasi pengguna jalan. Fokusnya jelas kepatuhan berlalu lintas tanpa kompromi. Mulai dari disiplin mengikuti lampu lalu lintas, menghormati hak pengguna lain, hingga menolak praktik berisiko seperti balap liar, mengemudi saat mabuk, atau berkendara dalam kondisi mengantuk.

Helm menjadi sorotan utama. Petugas menekankan kewajiban penggunaan helm berstandar SNI bagi pengendara motor. Pada saat yang sama, mereka mengingatkan pengemudi mobil untuk selalu memakai sabuk pengaman. Kelengkapan kendaraan juga tak luput dari perhatian, mulai dari pelat nomor resmi hingga kepemilikan SIM dan STNK yang masih berlaku.

Langkah ini bukan sekadar kampanye rutin. Ditlantas Polda Sulbar menargetkan perubahan perilaku jangka panjang demi menekan angka kecelakaan lalu lintas yang kerap berujung kematian dan kerugian besar.

Kasubdit Kamsel AKBP Anindhita Rizal menegaskan, Januari sebagai bulan fokus helm karena fakta lapangan berbicara keras. Mayoritas korban kecelakaan di Sulawesi Barat mengalami cedera berat hingga meninggal akibat tidak memakai helm standar, bahkan tanpa helm sama sekali.

“Kita tidak hanya ingin mengurangi angka laka lantas, tetapi juga menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman, tertib dan nyaman bagi semua kalangan,” ujarnya.

Program ini berjalan seiring arahan Dirlantas Polda Sulbar Kombes Pol Nurhadi Ismanto. Tujuannya untuk membenahi tata kelola lalu lintas dan menghentikan siklus kelalaian yang terus merenggut nyawa di jalan raya.

error: Content is protected !!
Play sound