Ditopang Pertanian dan Infrastruktur, BI Proyeksi Ekonomi Sulbar 2026 Tumbuh Hingga 6,1 Persen Secara Tahunan

waktu baca 2 menit
Infografis proyeksi pertumbuhan ekonomi 2026 secara tahunan.

Mamuju – Bank Indonesia (BI) memproyeksikan perekonomian Sulawesi Barat (Sulbar) pada 2026 tumbuh pada kisaran 5,00 hingga 6,10 persen secara tahunan (c-to-c).

Proyeksi tersebut lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi nasional 2026 yang diperkirakan berada pada kisaran 4,90–5,70 persen. Secara teknis, c-to-c menunjukkan pertumbuhan ekonomi setahun penuh 2026 dibanding setahun penuh 2025 berbasis PDRB riil atau harga konstan.

“Kami perkirakan masih positif. Cenderung lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya dan masih lebih tinggi dibandingkan nasional,” ujar Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Barat (KPw BI Sulbar) Erdi Fiat Gumilang, .

Dari sisi lapangan usaha, BI menilai prospek pertumbuhan Sulbar 2026 terutama ditopang sektor pertanian yang diperkirakan tetap tumbuh positif, didukung stabilnya produksi tanaman pangan serta perbaikan kinerja hortikultura dan perikanan.

Namun, BI juga mencermati potensi moderasi kinerja sawit seiring berlanjutnya proses replanting, mengingat komoditas tersebut masih menjadi sektor strategis dalam struktur ekonomi Sulbar.

“Sebelumnya proses replanting sudah mendapatkan hasil, namun untuk tahun 2026 akan semakin termoderasi,” ungkapnya.

BI juga memproyeksikan pertumbuhan positif pada sektor industri pengolahan, meskipun dengan laju yang lebih moderat. Risiko perlambatan terutama berasal dari potensi penurunan produksi CPO, sejalan dengan dinamika pasokan sawit.

Sementara itu, sektor perdagangan diproyeksikan tetap tumbuh. Namun berpotensi melambat seiring kemungkinan berkurangnya arus komoditas yang selama ini menopang aktivitas distribusi dan perdagangan daerah.

Berbeda dengan sektor berbasis komoditas, BI memperkirakan sektor konstruksi akan tumbuh lebih kuat pada 2026. Hal ini didorong proyek infrastruktur seperti pembangunan jalan daerah, Bendungan Budong-Budong, serta proyek lain yang bersumber dari anggaran pemerintah.

Selain itu, administrasi pemerintahan juga diproyeksikan meningkat seiring kenaikan pagu belanja dan dukungan anggaran pusat untuk program strategis nasional.

error: Content is protected !!
Play sound