DLHK Sulbar Perkuat Arah Program 2026, Fokuskan Dukungan FOLU Net Sink 2030

waktu baca 1 menit
Suasana rapat Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sulawesi Barat.

Mamuju – DLHK Sulbar memantapkan arah program dan kegiatan tahun 2026 melalui sinkronisasi bersama Kelompok Kerja (Pokja) REDD+.

Agenda ini sekaligus mematangkan tindak lanjut proposal pendanaan FOLU Net Sink 2030 agar siap masuk tahap berikutnya.

Kepala DLHK Sulbar, Zulkifli Manggazali memimpin diskusi strategis yang berlangsung Senin, (26/1). Pertemuan ini menajamkan keselarasan kebijakan, perencanaan, dan pelaksanaan program pembangunan rendah emisi sektor kehutanan dan penggunaan lahan.

Zulkifli menegaskan, sinergi lintas sektor menjadi prasyarat pencapaian target penurunan emisi gas rumah kaca di Sulawesi Barat. Menurutnya, kesesuaian program sejak tahap perencanaan akan menentukan efektivitas pelaksanaan pada 2026.

“Sinkronisasi program sejak tahap perencanaan sangat penting agar kegiatan tahun 2026 benar-benar sejalan dengan kebijakan nasional dan kebutuhan daerah, sekaligus mendukung komitmen FOLU Net Sink 2030,” ujar Zulkifli.

Diskusi juga mengulas kesiapan teknis proposal pendanaan, mulai kelengkapan dokumen, penguatan kelembagaan, hingga penajaman rencana aksi. DLHK dan Pokja REDD+ memfokuskan pembahasan pada kegiatan perlindungan hutan, pengelolaan lahan berkelanjutan, serta peningkatan peran masyarakat sebagai bagian dari strategi jangka panjang.

Pokja REDD+ Sulawesi Barat menyampaikan kesiapan mendampingi DLHK dalam proses perencanaan, koordinasi, dan implementasi program. Kolaborasi ini diharapkan memastikan program 2026 berjalan terintegrasi, memberi dampak nyata bagi lingkungan, serta memperkuat kontribusi Sulawesi Barat terhadap target penurunan emisi nasional.

error: Content is protected !!
Play sound