DPMPTSP Petakan Potensi Kemitraan Usaha, Data NIB Jadi Basis Perencanaan Investasi

waktu baca 2 menit
Suasana rapat koodinasi pengembangan iklim investasi oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulbar.

Mamuju – DPMPTSP Sulbar memetakan potensi kemitraan usaha berbasis data Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk menyusun arah fasilitasi investasi yang lebih terukur dan tepat sasaran.

Langkah itu menguat lewat koordinasi Tim Kerja Pengembangan Iklim Penanaman Modal. Koordinasi itu melibatkan Tim Kerja Pengendalian dan Pengawasan Penanaman Modal, Senin (9/2). DPMPTSP menempatkan data NIB sebagai rujukan utama. Tidak lain karena NIB mencerminkan kondisi pelaku usaha dan sebaran sektor secara mutakhir.

Pemetaan tersebut menargetkan identifikasi pelaku usaha, sektor unggulan, serta peluang kemitraan strategis antara usaha besar, menengah, dan UMK di Sulbar. DPMPTSP menilai, penguatan kemitraan berbasis data dapat mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan.

Plt. Kepala DPMPTSP Sulbar, Amir, menegaskan perencanaan investasi membutuhkan pijakan data yang jelas agar kebijakan tidak berjalan serampangan.

“Inventarisasi dan pemanfaatan data NIB bukan sekadar administrasi, tetapi fondasi bagi perumusan kebijakan investasi yang tepat sasaran. Melalui sinergi antar tim kerja, kita ingin memastikan setiap peluang kemitraan usaha benar-benar berpijak pada kondisi riil di lapangan dan berkontribusi nyata pada terwujudnya Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera,” ujar Amir.

Ketua Tim Kerja Pengembangan Iklim Penanaman Modal, Satriawan Hasan Sulur, menyebut kolaborasi internal ini memperkuat kualitas perencanaan karena pengembangan iklim investasi berjalan beriringan dengan pengawasan yang akuntabel.

“Data NIB yang terinventarisasi dengan baik akan membantu kami mengidentifikasi sektor potensial, pola kemitraan yang mungkin dibangun, serta kendala yang perlu diatasi. Sinergi ini memastikan bahwa pengembangan iklim penanaman modal berjalan seiring dengan pengawasan yang efektif dan akuntabel, sekaligus mendukung visi pembangunan daerah,” jelasnya.

DPMPTSP menyiapkan hasil pemetaan sebagai dasar penyusunan program fasilitasi kemitraan usaha, peningkatan kapasitas pelaku usaha lokal, serta strategi promosi investasi yang lebih terfokus dan berdampak. Dinas juga menegaskan komitmen memaksimalkan data digital untuk memperkuat iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan.

Play sound