Genjot SDM Terampil, Pemprov Sulbar Buka Akses Kuliah Vokasi Unhas

waktu baca 2 menit

Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menjajaki kerja sama pendidikan vokasi dengan Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin untuk mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Skema yang dibahas mencakup fasilitasi informasi penerimaan mahasiswa baru, pembinaan siswa berprestasi, dan peluang dukungan pembiayaan atau beasiswa. Begitu pula opsi jalur kerja sama pemerintah daerah.

Atas izin dan arahan Gubernur, Dr. Hajrul Malik, Tenaga Ahli Gubernur Bidang Kerja Sama Antar Lembaga melakukan audiensi dengan Dekan Fakultas Vokasi Unhas, Prof. Dr. Ir. Muhammad Restu, MP, di Kampus Unhas, Makassar, Jumat, 13 Februari 2026.

Prof. Muhammad Restu menerima audiensi bersama dosen dan sivitas akademika Fakultas Vokasi Unhas. Pertemuan membahas peluang memfasilitasi putra-putri Sulawesi Barat yang berminat melanjutkan pendidikan vokasi. Terutama pada bidang-bidang yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Pemprov Sulbar menilai pendidikan vokasi memiliki posisi strategis karena menyiapkan lulusan terampil, adaptif, dan siap kerja. Fakultas Vokasi Unhas menjalankan pembelajaran berbasis praktik sekitar 60–70 persen, serta membuka peluang sertifikasi kompetensi BNSP dan program magang dalam maupun luar negeri.

Sejumlah program studi yang dinilai selaras dengan potensi Sulbar ikut menjadi perhatian dalam audiensi, antara lain Teknologi Produksi Tanaman Pangan, Agribisnis Peternakan, Teknologi Produksi Ternak, Teknologi Akuakultur dan Pascapanen Perikanan, Budidaya Laut dan Pantai, Teknologi Metalurgi Ekstraksi, Penginderaan Jauh dan SIG, serta Komunikasi Digital.

Tenaga Ahli Gubernur, Dr. Hajrul Malik, menegaskan kerja sama ini mengarah pada kebutuhan Sulbar membangun SDM yang memiliki keterampilan terapan sesuai sektor unggulan daerah. Ia menautkan langkah tersebut dengan prioritas pembangunan SDM dalam RPJMD 2025–2030.

“Sulbar membutuhkan generasi muda yang tidak hanya berijazah, tetapi memiliki kompetensi terapan sesuai potensi daerah, seperti pertanian, perikanan, peternakan, kelautan, dan sektor digital. Fakultas Vokasi Unhas menjadi mitra strategis untuk mewujudkan itu,” kata Dr. Hajrul.

Ke depan, Pemprov Sulbar dan Fakultas Vokasi Unhas menargetkan tindak lanjut berupa penguatan skema kerja sama teknis. Kedua pihak juga membuka peluang formalisasi kesepakatan melalui nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama agar manfaat program menjangkau lebih banyak masyarakat Sulawesi Barat.

error: Content is protected !!
Play sound