Gubernur Sulbar Serukan Budaya Kerja Sehat dan Antikorupsi di Lomba HUT RI ke-80

waktu baca 1 menit

Mamuju – Di tengah euforia lomba Agustusan yang penuh tawa, Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, menyisipkan pesan serius yang menggugah.

Dalam pembukaan serangkaian lomba HUT RI ke-80, ia menegaskan bahwa makna kemerdekaan sejati adalah merdeka dari tekanan dan korupsi. Suhardi Duka mengajak seluruh ASN untuk membangun budaya kerja sehat dan berani menolak praktik-praktik yang merusak integritas.

Menurut, Suhardi Duka, makna kemerdekaan tidak hanya sebatas terbebas dari penjajahan, namun juga merdeka dalam menjalani kehidupan, terbebas dari tekanan, kemiskinan, dan kebodohan. Ia menekankan, mulai hari ini, Pemprov Sulbar akan membangun suasana kerja yang sehat tanpa tekanan dari atasan.

“Jangan takut dengan pejabat, dan jangan mau ditekan. Tapi bekerjalah secara profesional. Tekanan hanya muncul ketika target kita tidak tercapai,” kata Suhardi Duka.

Ia pun mengajak seluruh ASN dan pegawai untuk menunjukkan loyalitas terhadap tujuan bersama, bukan kepada individu tertentu. Hal ini, menurutnya, merupakan semangat yang selaras dengan nilai-nilai HUT RI ke-80.

Suhardi Duka juga berharap agar tata kelola pemerintahan di Sulbar semakin baik dan bebas dari praktik korupsi. Ia menegaskan, tidak boleh ada pejabat yang dipenjara akibat korupsi selama masa kepemimpinannya.

“Korupsi adalah tindakan hina. Kita harus belajar dari banyak peristiwa dan menjadikannya pelajaran hidup,” tutup Suhardi Duka.

error: Content is protected !!