Helm Bukan Gaya, Ditlantas Sulbar Perkuat Edukasi
Mamuju – Ditlantas Polda Sulbar memberi penegasan krusial jika helm bukan aksesori, tapi batas tipis antara selamat dan celaka.
Penegasan ini mengemuka dalam sosialisasinya dalam program Bulan Tertib Helm (BTH) 2026. Direktur Lalu Lintas Polda Sulbar, Kombes Pol Nurhadi Ismanto turun ke jalan dan meminta warga membiasakan helm standar SNI setiap kali berkendara.
Aksi lapangan berlangsung Rabu (21/1) di Simpang Tiga Lampu Merah Kodim Mamuju. Tim membagikan leaflet edukasi, mengingatkan aturan lalu lintas, sekaligus menyerahkan helm SNI kepada pengendara.
Di titik itu, petugas tidak hanya menyapa. Mereka juga menguji kepatuhan, mulai dari kelengkapan surat kendaraan hingga kesesuaian helm yang dipakai pengendara.
Nurhadi menegaskan, targetnya bukan semata angka tilang atau formalitas kampanye. Ia mengarah ke kebiasaan baru yang bertahan setelah program selesai.
“Kita tidak hanya ingin mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, tetapi juga membangun budaya tertib berlalu lintas yang menyeluruh di Sulbar. Helm SNI bukan hanya kewajiban hukum, tetapi merupakan pelindung nyawa kita saat berkendara,” ujar Kombes Pol Nurhadi Ismanto.
Selain helm, tim mengingatkan pelanggaran yang sering memicu insiden. Menerobos lampu lalu lintas, melawan arus, hingga abai jarak aman. Polisi juga menyasar pengemudi kendaraan lain agar disiplin di jalan, bukan hanya pengendara motor.
Program ini berjalan bersama Jasa Raharja. Perwakilan lembaga itu menyampaikan informasi manfaat perlindungan jaminan kecelakaan lalu lintas bagi pengguna jalan, sebagai bagian dari upaya menekan risiko di lapangan.
Nurhadi memastikan operasi edukasi ini tidak berhenti di satu simpang. Tim akan bergerak ke titik lain selama bulan berjalan.
“Kegiatan ini akan kita lanjutkan ke berbagai titik strategis di wilayah Sulbar dalam bulan ini. Mari kita wujudkan helm sebagai budaya berkendara di jalan, semoga dengan upaya bersama, kita bisa menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat,” tandasnya.





