Jamin Keandalan Energi, PLN UID Sulselrabar Gandeng Polda Sulbar Amankan Aset Vital
Mamuju – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulselrabar berkolaborasi dengan Polda Sulbar guna menjamin keamanan infrastruktur kelistrikan di provinsi ke-33 ini.
Langkah strategis itu diambil untuk memastikan seluruh aset vital energi tetap aman, sehingga pasokan listrik kepada masyarakat tetap andal tanpa gangguan teknis maupun non-teknis.
Kedua institusi itu resmi bekerja sama setelah General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, melakukan audiensi dengan Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, di Mapolda Sulbar, Senin (8/12).
Pertemuan mereka cukup alot dan penuh pembahasan krusial. Kolaborasi keduanya fokus pada penguatan stabilitas pelayanan energi melalui pengamanan yang lebih ketat.
Dalam pertemuan itu, Edyansyah menekankan bahwa kolaborasi dengan kepolisian sangat krusial untuk menjaga stabilitas energi.
Apalagi PLN saat ini tengah getol memitigasi gangguan dan pemeliharaan jaringan guna menghadapi kenaikan beban listrik.
“Kami ingin kolaborasi bersama Polda Sulbar semakin solid. Sinergi ini adalah instrumen penting untuk mewujudkan pelayanan listrik yang stabil dan responsif demi mendukung pembangunan daerah,” kata Edyansyah.
Kapolda Sulbar, Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta memberikan apresiasi atas langkah proaktif tersebut. Menurutnya, listrik yang stabil adalah urat nadi aktivitas sosial dan pelayanan publik yang harus dijaga bersama.
“Sinergi PLN dan Polri sangat krusial. Kita harus memastikan setiap potensi gangguan, baik teknis maupun non-teknis, dapat direspons dengan cepat dan tepat,” ucap Kapolda.
Kolaborasi kedua institusi itu akan berfokus pada tiga sektor. Pertama pengamanan aset vital untuk melindungi infrastruktur kelistrikan dari sabotase atau pencurian.
Kedua memitigasi gangguan melalui koordinasi cepat saat terjadi kendala di lapangan. Terakhir memastikan pasokan listrik andal untuk memacu pertumbuhan ekonomi warga.
Selain keduanya, sejumlah pejabat Polda Sulbar juga hadir dalam pertemuan itu. Mulai dari Karo Log, Dir Reskrimum, hingga Kayanma.
Kehadiran mereka menegaskan komitmen penuh kepolisian dalam mengawal ketahanan energi di Sulawesi Barat demi kenyamanan masyarakat.




