Jelang PEKPPP 2026, Biro Organisasi Sulbar Belajar ke Sulsel Perkuat Pelayanan Publik
Makassar – Biro Organisasi Setda SulbarĀ memperkuat persiapan Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) 2026 melalui koordinasi dengan Pemprov Sulsel.
Langkah ini menargetkan peningkatan kualitas layanan sekaligus mendorong kenaikan Indeks Pelayanan Publik Pemprov Sulbar pada 2026.
Kepala Bagian Tatalaksana dan Pelayanan Publik Biro Organisasi Setda Sulbar, Subuki memimpin koordinasi tersebut. Ia didampingi Penelaah Teknis Kebijakan Nurlaelah.
Rombongan diterima Kepala Bagian Tatalaksana dan Reformasi Birokrasi Biro Organisasi Setda Sulsel, Andi Baso Mannyurungi di ruang kerja, Kamis (5/2).
Subuki menilai, PEKPPP menjadi instrumen penting untuk memastikan layanan dasar berjalan berkualitas sesuai arah kebijakan Pemprov Sulbar.
Subuki menyampaikan, pelaksanaan PEKPPP merupakan bentuk nyata mendukung misi Pemprov Sulbar dalam mewujudkan misi Gubernur Sulbar. Fokusnya untuk memastikan terlaksananya pelayanan dasar yang berkualitas.
Ia menekankan, keberhasilan penilaian PEKPPP sangat bergantung pada kesiapan perangkat daerah. Utamnya pada aspek pemenuhan bukti kerja dari seluruh aspek penilaian. Menurutnya, respons cepat pimpinan perangkat daerah akan memperkuat konsolidasi dan mendorong perbaikan layanan.
āāTentunya dengan respon dan perhatian yang maksimlal dari pimpinan perangkat daerah akan menjadi menjadi penggerak dan pendorong dalam peningkatan kualitas pelayanan publik,āā kata Subuki.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Pelayanan Publik, Retno Setyoningsih menjelaskan penguatan inovasi pelayanan publik juga menjadi perhatian dalam PEKPPP. Begitu pula dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP). Setelah proposal inovasi terkumpul, tim akan melanjutkan pendampingan hingga tahap penyampaian akhir ke KIPP Kementerian PANRB.





