Job Fit Rampung, Pemprov Sulbar Tunggu “Lampu Hijau” BKN Lantik Eselon II
Mamuju – Pemprov Sulbar menunggu peraturan teknis Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebelum melantik pejabat Eselon II hasil job fit.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sulbar, Junda Maulana, memastikan seluruh tahapan seleksi sudah selesai dan berkas sudah masuk ke BKN. Pelantikan tinggal menunggu dasar aturan.
“Untuk pelantikan Eselon II, job fit sudah selesai. Ada 14 jabatan yang di-job fit, dengan total pejabat yang mengikuti sebanyak 16 orang. Ini merupakan hasil dari penggabungan,” kata Junda Maulana, Senin (19/1).
Junda menjelaskan, job fit menyasar 16 pejabat yang terdampak penggabungan organisasi perangkat daerah. Dari proses itu, pemprov menyiapkan pengisian 14 jabatan Eselon II. Ia menegaskan konsekuensi penggabungan membuat tidak semua peserta bisa menempati jabatan yang tersedia, sehingga uji kesesuaian menjadi penentu penempatan.
“Dari 16 pejabat itu, tentu tidak semuanya bisa menduduki 14 jabatan. Karena itu job fit untuk memastikan penempatan sesuai kompetensi,” jelasnya.
Menurut Junda, Gubernur Sulbar Suhardi Duka juga telah mewawancarai 16 pejabat peserta job fit. Namun pelantikan belum bisa berlangsung tanpa aturan teknis dari BKN sebagai dasar pelaksanaan.
“Kita masih menunggu peraturan teknis dari BKN. Pak Gubernur Sulbar menyampaikan, kalau hari ini aturan keluar, besok bisa langsung dilantik. Kalau keluar hari Selasa, Rabu bisa dilantik, dan kalau keluar hari Rabu, mungkin hari Senin depan dilantik,” ungkap Junda Maulana.
Ia memastikan pemprov sudah mengirim seluruh administrasi ke BKN beberapa hari sebelumnya. Pemprov, kata dia, tinggal menunggu persetujuan akhir.
“Insyaallah dalam waktu dekat ini sudah bisa dilaksanakan. Kita sudah masukkan ke BKN, tinggal menunggu. Mudah-mudahan segera keluar,” tandasnya.
Pemprov Sulbar menargetkan pelantikan segera berjalan setelah aturan teknis terbit agar pengisian jabatan strategis bisa memperkuat kinerja perangkat daerah dan pelayanan publik.





