Kakao dari Tanah Transmigrasi Sulbar Siap Unjuk Gigi di Osaka Expo Jepang

waktu baca 2 menit
Suasana pelepasan 7 ton ekspor biji kakao asal Kawasan Transmigrasi Kabupaten Polewali Mandar ke Yokohama Jepang.

Mamuju – Kakao Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dilirik Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara. Dia bahkan berencana memamerkannya dalam Osaka Expo Jepang pada akhir September mendatang.

Menteri Iftitah mengungkapkan rencana itu ketika dirinya bersama Gubernur Sulbar, Suhardi Duka melakukan pelepasan 7 ton ekspor biji kakao fermentasi PT Untuk Indonesia Hijau dari Kawasan Transmigrasi Kabupaten Polewali Mandar ke Yokohama Jepang, Jumat kemarin.

“Insyaallah pada akhir September saya diundang oleh Bappenas untuk menghadiri Osaka Exspo di Jepang. Nanti akan saya bawa contoh cokelat ini ke pameran Osaka Expo di jepang, supaya coklat Sulawesi Barat bisa lebih banyak lagi di serap oleh negara Jepang,” kata Menteri.

Dia pun menyampaikan apresiasinya atas upaya Pemprov Sulbar dalam mengembangkan potensi transmigrasi menjadi sentra produksi unggulan.

“Saya rasa haru, senang, dan bangga atas apa yang telah dicapai oleh Pemprov Sulbar dalam rangka menggiatkan ekspor komoditas pertanian maupun perkebunan yang ada di wilayah Provinsi Sulbar,” ucapnya.

“Inilah salah satu contoh keberhasilan kawasan transmigrasi yang produktif dan mampu mendukung ekspor nasional,” tambah Menteri Iftitah.

Menurutnya pengembangan sektor pertanian dan perkebunan di Sulbar saat ini sudah cocok Link Mix-nya dengan program Kementerian Transmigrasi. Di mana, fokusnya kepada bagaimana meningkatkan komoditas yang bernilai ekspor, serta bagaimana mengembangkan dan membangun iklim investasi yang maju serta masif agar tercipta lapangan kerja.

“Kalau sudah tercipta lapangan kerja kita berharap masyarakat juga mendapatkan pekerjaan, kemudian masyarakat juga memperoleh penghasilan, pendapatan, sehingga daya belinya juga dapat meningkat agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya di atas kertas naik, tapi juga kesejahteraan masyarakat ikut naik,” beber Menteri Iftitah.

error: Content is protected !!