Kesbangpol Sulbar Perketat Seleksi Paskibraka 2026, Integritas Jadi Prioritas

waktu baca 2 menit

Sulbar — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulawesi Barat memperketat proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026.

Penajaman ini menitikberatkan pada aspek integritas, wawasan kebangsaan, serta transparansi berbasis sistem digital.

Langkah tersebut mengemuka dalam rapat internal yang dipimpin Kepala Kesbangpol Sulbar, Darwis Damir, bersama Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang), Rabu, 1 April 2026. Rapat berlangsung di ruang kerja kepala badan sebagai tindak lanjut hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026.

Darwis menegaskan, penguatan seleksi tidak hanya menyasar kemampuan fisik, tetapi juga kualitas karakter peserta. Pemerintah ingin memastikan setiap calon Paskibraka memiliki fondasi kebangsaan yang kuat.

“Hal ini untuk memastikan bahwa proses seleksi di tingkat kabupaten sepenuhnya selaras dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) serta hasil Rakornas 2026, sehingga tercipta standar yang seragam dalam pembentukan Paskibraka di seluruh wilayah,” terang Darwis.

Ia menambahkan, pembentukan karakter menjadi aspek utama dalam proses tersebut.

“Pembentukan karakter kebangsaan menjadi fondasi utama bagi generasi muda yang akan menjalankan tugas mulia ini,” kata Darwis.

Selain itu, Kesbangpol Sulbar mulai mengoptimalkan penggunaan sistem informasi Paskibraka dalam setiap tahapan seleksi. Pemanfaatan teknologi ini dinilai penting untuk menjaga transparansi sekaligus menekan potensi kecurangan.

Rapat juga menyoroti kesiapan sarana dan prasarana penunjang seleksi serta pelatihan. Pemerintah memastikan seluruh fasilitas memenuhi standar agar proses berjalan maksimal.