Kominfo Sulbar Kolaborasikan Senter KIM dengan Digital Enterprenuship Academy BBPSDMP Komdigi Makassar

waktu baca 2 menit

Makassar – Diskominfopers Sulbar bersama Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP) Komdigi Makassar melakukan kolaborasi program Digital Enterprenuship Academy (DEA) dengan Program Sekolah Internet Komunitas Informasi Masyarakat (Senter KIM) .

Kegiatan kolaborasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI). Kegiatan itu berlangsung di Ruang Pelatihan Tongkonan BPSDMP KOMDIGI Makassar, Jumat, 2 Mei 2025.

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut atas arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka setelah audiensi dengan Kepala BBPSDMP Komdigi Makassar beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian, dan Statistika (Kominfopers) Pemprov Sulbar , Mustari Mula menyampaikan, IMDI Sulbar saat ini berada di angka 41,65 poin dengan kategori cukup.

Untuk itu, peningkatan literasi digital ini menjadi atensi Gubernur Sulbar Suhardi Duka. Bahkan, dalam program pembangunan SDK-JSM menargetkan penanganan blank spot dapat lebih cepat dituntaskan. Tujuannya untuk mempercepat akses pelayanan kepada masyarakat, utamanya pelayanan dasar seperti pendidikan kesehatan dan pelayanan di desa-desa.

Untuk di Sulbar, tercatat 86 desa masih terdapat titik blank spot. Jika di petakan ada 286 titik area blank spot. Sebab itu Gubernur menginginkan 90 titik dapat intervensi khusus pada tahun ini baik desa, sekolah-sekolah dibawah kewenangan Pemprov maupun Puskesmas dan UPTD Pelayanan lingkup Pemprov Sulbar.

“Dari hasil audiensi antara Kepala BBPSDM dan Pak Gubernur kemarin. Gubernur sangat merespon kerja sama ini, bahkan gubernur memberi atensi untuk membangun kolaborasi program Kominfo dan BBPSDM Makassar,” ucap Mustari.

Kepala BBPSDM Komdigi Makassar Baso Saleh mengapresiasi langkah Diskominfo Sulbar dalam mendorong IMDI di daerah.

Menurutnya dua hal yang perlu dipersiapkan kedapan untuk meningkatkan IMDI, yakni Infrastruktur dan ekosistem digital dan Pembersatan masyarakat melului peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Dengan intervensi dua hal ini diharapkan dapat meningkatkan Indeks Masyarakar Digital Indonesia di Sulbar tanpa menafikan indikator yang lain

“Mudah-mudahan ini menjadi program besar semoga kedepan kita bisa merdeka dan menikmati seluruh fasilitas ini,” tandasnya.

error: Content is protected !!