Malam Tarawih Tanpa Macet, Ditlantas Polda Sulbar Kerahkan Personel di Masjid Padat Mamuju

waktu baca 2 menit

Mamuju – Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat mengintensifkan pengaturan arus kendaraan di sekitar masjid-masjid Kota Mamuju selama Ramadan 1447 Hijriah.

Langkah ini menargetkan satu hal, jamaah bisa berangkat, parkir, dan pulang dengan aman tanpa drama kemacetan saat salat Tarawih. Fokus pengamanan menyasar masjid yang kerap menjadi magnet jamaah.

Personel prioritas berjaga di Masjid Raya Suada, Masjid Ramah Musafir Jami Nurul Muttahidah di Pantai Manakarra, Masjid Ar Rahim Karema, dan sejumlah masjid lain, Senin (23/2/2026).

Polda Sulbar membaca pola kepadatan lalu lintas pada jam-jam Tarawih sebagai potensi gangguan ketertiban jika tidak tertangani sejak awal.

Di lapangan, tim pengaturan arus yang dipimpin Ipda Herman bergerak aktif. Personel menata laju kendaraan agar arus tetap mengalir, mencegah sumbatan di mulut jalan, serta mengarahkan pengendara menuju area parkir yang lebih tertib.

Petugas juga memberi panduan kepada jamaah agar akses menuju masjid tetap nyaman, terutama pada titik rawan penumpukan kendaraan.

Strategi tersebut menekan potensi kemacetan yang sering muncul akibat parkir sembarang, putar balik mendadak, hingga penyeberangan yang tidak teratur.

Ditlantas menargetkan situasi kamseltibcarlantas tetap kondusif di sekitar masjid, sehingga jamaah dapat fokus menjalankan ibadah.

Di kesempatan terpisah, Dirlantas Polda Sulbar Kombes Pol Nurhadi Ismanto menegaskan pengaturan lalu lintas selama Ramadan menjadi bagian dari komitmen institusi untuk mengawal kekhusyukan ibadah masyarakat.

“Kami memahami bahwa ibadah Tarwih merupakan salah satu amalan yang sangat dinantikan oleh umat muslim setiap tahunnya. Oleh karena itu, Ditlantas Polda Sulbar akan terus berupaya memberikan layanan terbaik dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada, baik dari sisi personel maupun sarana prasarana, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh jamaah,” tutur Dirlantas.

Selain mengerahkan personel, Ditlantas juga mengimbau masyarakat mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas. Pengendara dapat memakai jalur alternatif saat kepadatan meningkat.

Kepolisian menilai kerja sama pengguna jalan menjadi faktor penentu agar kelancaran arus kendaraan tetap terjaga sepanjang bulan Ramadan.

Play sound