Melenggang Tanpa Lawan, Samsul Mahmud Tegaskan Aklamasi Bukti Soliditas Bukan Menyempitnya Ruang Kompetisi
Mamuju – Samsul Mahmud terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Provinsi Sulawesi Barat periode 2025-2030.
Penetapan Bupati Polman itu berlangsung dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Barat, di Grand Maleo Hotel, Minggu malam (23/11).
Seluruh pengurus Golkar kompak mendukungnya. Konsensus itu melenggangkan Samsul Samad menakhodai partai berlambang beringin tersebut lima tahun ke depan.
“Saudara Samsul Mahmud ditetapkan sebagai Ketua DPD Provinsi Sulawesi Barat masa bakti 2025-2030 terpilih secara aklamasi,” kata Hakim Kamaruddin membacakan dekret Sidang Musda mewakili DPP Golkar. Â
Penetapan ketua DPD I secara aklamasi bukanlah kali pertama. Ketua sebelumnya, Aras Tammauni juga terpilih dengan cara serupa.
Walau demikian, aklamasi bukannya tanpa perdebatan. Sekelumit pertimbangan kelayakan seorang calon tetap menjadi atensi serius.

Sekjen DPP Golkar, Muhammad Sarmuji pun telah menegaskan itu usai membuka Musda pagi tadi. Kata dia, dinamika yang alot tetap mewarnai Musda walau hanya satu calon.
“Ini proses yang panjang. Setiap Musda itu negosiasi di antara keluarga sendiri. Nyata di permukaan satu calon, tapi di balik itu ada pembicaraan panjang di antara semua kader di Sulbar dan DPP,” tegas Sarmuji.
Sederet figur memang mencuat jelang Musda. Aras Tammauni bahkan cukup percaya diri untuk kembali mencalonkan.
Selain itu, ada juga nama Yaumil Ambo Djiwa. Namun, Samsul Mahmud satu-satunya kandidat yang mendaftar dan mengembalikan formulir.
Beragam spekulasi pun mencuat atas sikap dinamis ini. Apakah aklamasi representasi dari konsolidasi yang solid atau menyempitnya ruang kompetisi.
Namun, asumsi ini dibantah mentah-mentah ketua terpilih, Samsul Mahmud. Menurutnya, aklamasi justru mencerminkan solidaritas partai yang makin kokoh.
“Tidak mungkin aklamasi kalau tidak solid,” pungkasnya sembari tertawa.




