Nahkoda Baru Muncul, Imam Suritno Siap Pacu PERMAHI Lebih Agresif
Mamuju — Imam Suritno resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Mamuju untuk periode 2026–2028.
Penetapan berlangsung melalui forum Konferensi Cabang di Warkop Ogi, Jumat (10/4). Ia terpilih setelah mengantongi dukungan mayoritas kader.
Kemenangan Imam bertumpu pada visi “PERMAHI Inklusif dan Progresif” yang menekankan penguatan integritas mahasiswa hukum sebagai garda terdepan penegakan hukum dan keadilan.
Visi tersebut sekaligus menjadi arah baru organisasi dalam merespons dinamika hukum nasional.
Dalam pidato kemenangannya, Imam mengajak seluruh kader merapatkan barisan dan mengakhiri perbedaan yang muncul selama proses pemilihan.
“Kemenangan ini adalah kemenangan kolektif seluruh kader PERMAHI. Fokus kita ke depan adalah menjadikan organisasi ini sebagai wadah intelektual yang kritis, solutif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, terutama dalam memberikan edukasi dan advokasi hukum,” ujar Imam Suritno.
Kepemimpinan baru ini menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk memperkuat peran organisasi. Pertama, peningkatan literasi hukum melalui kajian isu kontemporer guna mendorong kapasitas akademik kader.
Kedua, perluasan kolaborasi dengan institusi penegak hukum, kalangan akademisi, serta organisasi masyarakat sipil. Ketiga, penguatan advokasi publik dengan fokus pada isu hukum yang berpihak pada keadilan sosial.
Ketua demisioner, Wahyulah Arif, berharap kepengurusan baru mampu menjaga kesinambungan perjuangan sekaligus menghadirkan terobosan. Ia menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan kompleksitas hukum di era digital.
PERMAHI merupakan organisasi profesi mahasiswa hukum yang berfokus pada pembinaan karakter serta peningkatan kualitas intelektual. Organisasi ini menargetkan lahirnya calon praktisi hukum yang profesional dan berintegritas di masa depan.





