Pemprov Sulbar Genjot Sandeq Silumba Jadi Magnet Wisata Dunia
Mamuju – Ambisi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menjadikan Sandeq Silumba sebagai magnet parwisata internasional kian menguat.
Senin kemarin, Pemprov Sulbar mematangkan persiapan pelaksanaan Sandeq Silumba. Tidak hanya pada event lokal di tahun ini, tetapi rencana mengorbitkan ikon wisata bahari itu ke mancanegara.
Tidak main-main, Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan wakilnya Salim S. Mengga yang memimpin langsung rapat itu. Dihadirkan pula sejumlah OPD dan stakeholder lain yang terintegrasi dengan pelaksanaan Sandeq Silumba.
Dari rapat itu, Pemprov Sulbar kemudian memancang target Sandeq Silumba akan menjadi event internasional pada tahun 2026 atau selambat-lambatnya 2027. Dukungan pun mengalir tidak hanya pada pemerintah daerah se-Sulbar, tetapi dari para Passandeq itu sendiri.
“Sandeq Silumba adalah warisan budaya yang tak ternilai. Melalui event ini, kita tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga membuka peluang besar bagi promosi pariwisata dan peningkatan ekonomi daerah,” kata Kabid Anggaran dan Bina Kabupaten BPKPD Sulbar, Murdanil, usai mengikuti rapat.
Kepala BPKPD Sulbar, Mohammad Ali Chandra menegaskan dukungannya pada event tersebut. Menurutnya, Sandeq Silumba selaran dengan Panca Daya pembangunan Sulbar yang digagas gubernur dan wakilnya. Tepatnya pada upaya mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.
“Sandeq Silumba bukan sekadar lomba layar, tapi ikon budaya dan potensi wisata bahari yang mampu menggerakkan ekonomi daerah. Ini momentum bagi Sulbar untuk benar-benar dikenal dunia,” terang Mohammad Ali Chandra.
Dengan semangat kolaborasi dan dukungan lintas sektor, Pemprov Sulbar optimis Sandeq Silumba 2025 menjadi pintu gerbang menuju Sulbar yang mendunia. (RLS)






