Perkimtanhub Sulbar Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Ramadan
Mamuju – Perkimtanhub Sulbar menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mendukung rangkaian kegiatan Ramadan, termasuk Safari Ramadan Pemprov Sulbar.
Langkah ini bertujuan menjaga kelancaran arus kendaraan dan kenyamanan warga saat agenda ibadah berlangsung. Rencana tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi OPD Pemprov Sulbar yang dipimpin Asisten I, Kamis (5/2).
Rapat membahas persiapan kegiatan menjelang Ramadan, termasuk agenda Safari Ramadan dan sejumlah kegiatan selama bulan puasa. Upaya ini sebagai tindak lanjut arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka agar seluruh OPD bekerja terintegrasi.
Sekretaris Dinas Perkimtanhub Sulbar, Andi Ahmad Lutfhi Salahuddin mengatakan, pihaknya akan terlibat langsung dalam Safari Ramadan yang terjadwal pada 22 Februari hingga 2 Maret. Pelibatannya itu sekaligus ikut andil dalam menyiapkan dukungan teknis, terutama pengaturan lalu lintas.
“Selain kegiatan Safari Ramadan yang berlangsung selama 22 Februari hingga 2 Maret, kami juga menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan,” kata Andi Lutfhi Salahuddin.
Ia menjelaskan, Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Perkimtanhub Sulbar akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk pengaturan lalu lintas pada setiap lokasi kegiatan, terutama saat salat tarawih bersama.
“Ketika ada agenda seperti salat tarawih bersama, maka bidang LLAJ akan berkoordinasi dengan pihak kabupaten untuk melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar masjid. Hal ini agar aktivitas ibadah berjalan aman, nyaman, dan tidak mengganggu arus lalu lintas,” jelas Andi Lutfhi.
Perkimtanhub dan Korelasi Drainase
Selain agenda Ramadan, Kepala Dinas Perkimtanhub Sulbar Maddareski Salatin juga menyampaikan rencana pelaksanaan program infrastruktur yang segera terealisasi. Salah satunya peresmian drainase perumahan di Wono, Kabupaten Polewali Mandar.
“Salah satunya adalah peresmian drainase perumahan di Wono, Kabupaten Polewali, yang dijadwalkan dilaksanakan pada siang hari,” ungkapnya.
Perkimtanhub menilai, pembangunan drainase penting untuk meningkatkan kualitas lingkungan permukiman. Utamanya mengurangi genangan air dan risiko banjir saat musim hujan.
Andi Lutfhi berharap, koordinasi antarperangkat daerah membuat seluruh agenda Ramadan berjalan terarah. Sementara dukungan teknis Perkimtanhub membantu kelancaran aktivitas masyarakat. Baik pada aspek ibadah maupun layanan infrastruktur.
“Dukungan teknis dari Perkimtanhub Sulbar juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi kelancaran aktivitas masyarakat, baik dalam aspek ibadah maupun pembangunan infrastruktur,” tutup Andi Ahmad Lutfhi Salahuddin.




