Polda Sulbar Target Turunkan Kecelakaan dan Pelanggaran Lalu Lintas dalam Operasi Keselamatan Marano 2026
Mamuju – Polda Sulbar menggelar apel pasukan untuk mempersiapkan Operasi Keselamatan Marano 2026 yang akan berlangsung dari 2 hingga 15 Februari 2026 di seluruh provinsi.
Operasi ini bertujuan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Sulawesi Barat. Berbagai instansi terlibat dalam operasi ini. Mulai dari TNI, Dishub, Satpol PP, dan Jasaraharja.
Operasi akan fokus pada menciptakan situasi lalu lintas yang aman, nyaman, dan selamat. Upaya ini juga menjadi upaya kepolisian dalam menjaga stabilitas kondusif jelang Ramadan dan Idufitri.
Wakapolda Sulbar, Brigjen Pol Hari Santoso, menekankan pentingnya koordinasi antar instansi untuk menciptakan keterpaduan dalam penegakan hukum dan keselamatan lalu lintas.
“Keamanan, keselamatan, dan ketertiban berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Diperlukan koordinasi yang baik agar tercipta langkah-langkah terpadu,” kata Brigjen Pol Hari Santoso.
Berdasarkan data dari Operasi Keselamatan Marano 2025, tercatat 1.824 pelanggaran lalu lintas, 36 kecelakaan dengan 3 korban meninggal, serta kerugian material mencapai Rp78.400.000.
“Korban terbanyak berasal dari kalangan karyawan dan swasta berusia 16-20 tahun, dengan sepeda motor sebagai kendaraan yang dominan,” jelasnya.
Untuk menurunkan angka tersebut, Polda Sulbar akan melaksanakan kegiatan preemtif berupa penyuluhan di sekolah, kampus, serta kepada masyarakat seperti tukang ojek dan supir angkutan umum. Selain itu, kegiatan preventif berupa penjagaan di lokasi rawan kecelakaan dan penegakan hukum selektif pada pelanggaran prioritas juga akan dilakukan.
Wakapolda juga menekankan agar seluruh peserta operasi mengutamakan kegiatan edukatif dan humanis dalam penegakan hukum, serta menghindari tindakan yang dapat merusak citra POLRI. “Laksanakan tugas dengan semangat, ikhlas, dan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.





