Ruang Tunggu RSUD Sulbar Disulap Jadi Kelas Gizi, Pasien Diajak Ubah Pola Makan
Mamuju – Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD Sulbar menggelar edukasi gizi bagi pasien, pengunjung, dan tenaga kesehatan.
Upaya tersebut untuk mendorong pola makan sehat sebagai langkah pencegahan penyakit. Kegiatan berlangsung di Ruang Tunggu Rekam Medik RSUD Sulbar, Senin (26/1). Pelaksanannya bertepatan dengan peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) 2026.
Edukasi dipandu dr. Citra, Spesialis Gizi Klinik, dengan materi “Gizi Seimbang Untuk Hidup Sehat”. Lokusnya pada pola makan sehat, serta peran nutrisi dalam pencegahan penyakit dan percepatan pemulihan.
RSUD menilai, edukasi yang menyasar langsung ruang tunggu lebih efektif. Tidak lain karena menjangkau peserta lintas kelompok dalam satu waktu.
Dalam pemaparannya, dr. Citra menekankan pemenuhan gizi yang tepat berperan besar dalam meningkatkan daya tahan tubuh, mendukung tumbuh kembang, dan memperbaiki kualitas hidup.
“Gizi seimbang hari ini, kesehatan masa depan. Pola makan yang baik hari ini adalah langkah pencegahan penyakit di masa depan. Mari terapkan gizi seimbang untuk diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar,” ajak dr. Citra.
Direktur RSUD Sulbar, dr. Musadri Amir Abdullah menegaskan, edukasi gizi menjadi strategi penting untuk membangun kesadaran kesehatan sejak dini. Utamanya memperkuat kualitas sumber daya manusia.
“Melalui momentum HGN ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk semakin peduli terhadap pola makan dan gaya hidup sehat. Gizi yang baik adalah fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter,” kata dr. Musadri Amir.
Kegiatan berlangsung interaktif. Peserta aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan tentang persoalan gizi yang sering muncul dalam keseharian. Selain memperingati HGN 2026, edukasi ini juga menjadi bagian dari dukungan RSUD Sulbar terhadap pilar pembangunan daerah.
PKRS RSUD Sulbar menyatakan akan terus memperkuat promosi dan edukasi kesehatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mendorong terwujudnya SDM Sulawesi Barat yang lebih sehat.





