Seleksi Paskibraka Nasional, Pemprov Sulbar Utus Enam Pelajar Terbaik ke Jakarta
Mamuju – Pemprov Sulbar mengirim enam pelajar terbaik untuk bersaing di seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2025 di Jakarta.
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) resmi mengumumkan nama-nama pelajar tersebut. Putra terdiri dari Hilton Pratama Mantong dari SMAN 1 Mamuju, Georgius Yudha Sakti SMAN 1 Polman, dan Hafidz Akbar Maulana MAN 1 Polman.
Sementara putri, yakni Nabila Bulan Pramaulidya asal SMAN 1 Majene, Zalfa Naqiyya SMAN 1 Tinambung, dan Amelia Cindy Rahmawati dari SMAN 1 Bulutada.
Plh Sekprov Sulbar, Herdin Ismail mengatakan, pelakat yanh akan ikut seleksi di tingkat nasional telah diseleksi ketat.
“Yang menentukan itu BPIP, bukan Kesbangpol,” kata Herdin, Jumat, 23 Mei 2025.
Tiga pasang ini, kata Herdin, akan dipilah lagi ketika berada di pusat. Hanya satu pasang yang menjadi perwakilan Sulbar di tingkat nasional.
“Satu pasang ini akan wakili Sulbar ditingkat nasional, saya kira ini mereka adalah pelajar pilihan dan unggulan serta dapat diandalkan semua. Tapi bukan hanya tiga pasang tapi semua calon Paskibraka merupakan putra-putri terbaik yang merasa terpanggil mengibarkan bendera pada tanggal 17 Agustus 2025,” tambahnya.
Kepala Kesbangpol Sulbar, Sunusi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta seleksi yang telah mengikuti proses dengan semangat dan disiplin tinggi.
Ia menekankan seleksi ini dilakukan secara ketat dan transparan, dengan melibatkan berbagai unsur penilai dari pusat dan daerah.
“Seleksi ini bukan hanya soal fisik dan keterampilan baris-berbaris, tetapi juga menilai wawasan kebangsaan, kepemimpinan, serta integritas pribadi calon peserta. Mereka yang terpilih adalah yang terbaik dari seluruh kabupaten di Sulbar,” ujar Sunusi.
Sunusi berharap para peserta yang terpilih dapat menjaga nama baik daerah dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.
“Ini adalah momen membanggakan bagi Sulbar. Mari kita doakan agar mereka tampil maksimal dan menjadi kebanggaan daerah di mata nasional,” pungkasnya.




