Sulbar Satukan Langkah Sektor Kesehatan, Fokus Perbaikan Layanan dan Gizi Anak

waktu baca 2 menit

Sulbar – Pemprov Sulbar memperkuat konsolidasi sektor kesehatan dengan menghimpun seluruh pemangku kepentingan dalam satu forum strategis, Kamis (2/4).

Pertemuan ini menargetkan kesamaan arah kebijakan sekaligus mempercepat penanganan persoalan mendasar di masyarakat.

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulbar memfasilitasi pertemuan tersebut di Aula Ammana Wewang. Agenda ini juga menjadi landasan awal penyusunan rencana kerja tahun berikutnya.

Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan pentingnya perencanaan yang tidak sekadar administratif, tetapi mampu menjawab kebutuhan nyata.

“Forum ini jadi titik penting untuk memastikan arah pembangunan kesehatan benar-benar konkret. Program yang disusun harus berbasis data, menjawab persoalan di lapangan, dan dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Pertemuan berlangsung secara gabungan, luring dan daring. Peserta berasal dari dinas kesehatan kabupaten, rumah sakit, serta unsur teknis lainnya. Sejumlah lembaga turut memberi masukan, termasuk perwakilan pusat dan instansi perencanaan daerah.

Pembahasan mengerucut pada persoalan mendasar seperti kondisi gizi anak, pemerataan pelayanan medis, serta perlindungan pembiayaan kesehatan. Pemerintah menilai, tanpa kerja bersama, upaya perbaikan akan berjalan lambat.

Selain itu, setiap daerah diminta menyusun program yang selaras dengan kondisi wilayah masing-masing. Pendekatan ini diharapkan mampu mempercepat hasil sekaligus menghindari kebijakan yang tidak tepat sasaran.

Pemprov Sulbar menargetkan hasil pertemuan ini melahirkan langkah konkret, bukan sekadar dokumen perencanaan. Dengan arah yang seragam, pemerintah ingin memastikan pelayanan kesehatan semakin merata dan kualitas hidup masyarakat terus meningkat.