Tancap Gas Usai Dilantik, Murdanil Siap Kebut Program Kawal Pancadaya

waktu baca 2 menit
Suasana pelantikan 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sulbar

Mamuju – Murdanil mengambil alih jabatan Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pamkesra) Sekretariat Provinsi Sulawesi Barat.

Peralihan ini menandai dorongan Pemprov agar urusan kesejahteraan bergerak lebih cepat, lebih presisi, dan terukur. Bukan berhenti pada rapat koordinasi dan laporan.

Murdanil menyatakan siap mengunci ritme kerja biro pada kebijakan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga. Ia menargetkan koordinasi lintas sektor makin rapat agar program pemerintah menyentuh kebutuhan warga, sekaligus sejalan dengan arah pembangunan Pancadaya.

“Pelantikan ini merupakan kepercayaan, sekaligus tanggung jawab besar. Kami siap mendukung penuh kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar serta memperkuat koordinasi lintas sektor agar program pemerintahan dan kesejahteraan rakyat berjalan efektif, tepat sasaran, dan selaras dengan Pancadaya,” kata Murdanil, Rabu (21/1).

Suhardi Duka memimpin pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Pemprov Sulbar pada Rabu pagi. Pemprov memposisikan perombakan ini sebagai penguat birokrasi sekaligus percepatan agenda prioritas yang bertumpu pada Pancadaya.

Namun, pesan utama gubernur tidak berhenti pada pergantian jabatan. Ia meminta pejabat menukar rutinitas administratif dengan kinerja yang bisa diukur, disertai integritas dan fokus layanan publik.

“Pelantikan pejabat eselon Il ini merupakan bagian dari penguatan birokrasi dan peningkatan kinerja pemerintahan daerah. Saya berharap pejabat yang dilantik dapat bekerja profesional, menjunjung tinggi integritas, serta fokus pada pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat,” tegas SDK.

Dalam arahan itu, Suhardi Duka juga menekankan kerja lintas perangkat daerah sebagai syarat percepatan program. Ia mengarahkan birokrasi memperkuat tata kelola yang efektif, meningkatkan kualitas layanan publik, dan memastikan program kesejahteraan bergerak dari dokumen ke dampak nyata.

error: Content is protected !!